Kemenperin Perkuat Industri Susu, Produksi Lokal Baru Penuhi 20 Persen Kebutuhan

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem industri pengolahan susu (IPS) nasional.
Langkah strategis ini diambil guna mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, serta memperkokoh kemandirian industri dalam negeri.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa IPS merupakan salah satu sektor manufaktur strategis yang memiliki multiplier effect tinggi, terutama karena terintegrasi langsung dengan sektor peternakan rakyat.
Namun, pemenuhan bahan baku lokal masih menjadi tantangan besar.
Baca Juga: Kemenperin dan UNIDO Perkuat Kerja Sama Transformasi Industri Hijau
“Saat ini, produksi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) baru memenuhi sekitar 20 persen dari total kebutuhan industri. Oleh karena itu, penguatan kemitraan yang saling menguntungkan antara industri dengan peternak dan koperasi menjadi kunci utama untuk memacu kapasitas produksi nasional,” kata Agus Gumiwang di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika menambahkan industri pengolahan susu saling berkaitan dengan sektor peternakan rakyat sehingga penguatan industri susu nasional perlu dilakukan menyeluruh dari peningkatan produksi hingga pengembangan kapasitas.
Tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia tergolong realtif rendah sekitar 17,7 liter per kapita per tahun. Rendahnya konsumsi susu masyarakat menciptakan peluang pengembangan industri pengolahan susu kedepan.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Kemenperin Dorong IKM Masuk Rantai Pasok Nasional
“Dengan adanya program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi peluang untuk memacu peningkatan konsumsi susu nasional,” jelas Putu.
Namun demikian, industri pengolahan susu nasional masih menghadapi sejumlah tantangan seperti keterbatasan integrasi antara sektor hulu dan hilir, skala usaha peternakan rakyat yang relatif kecil, produktivitas ternak yang masih perlu ditingkatkan, serta keterbatasan infrastruktur rantai dingin dan logistik.
Sebagai wujud konkret untuk memperkuat industri susu dalam negeri, Kemenperin terus memacu kemitraan industri pengolahan susu dengan peternak sapi perah, meningkatkan kualitas Susu Segar Dalam Negeri (SSDN), serta menerapkan pemanfaatan teknologi digital pada Tempat Penampungan Susu (TPS).
Selain itu, pemerintah juga menjalankan Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan Industri Makanan dan Minuman melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 40 Tahun 2024.
Hal tersebut senada dengan pernyataan Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar, Merrijantij Punguan Pintaria
“Melalui program restrukturisasi tersebut, pemerintah memberikan fasilitas penggantian sebagian biaya atau reimbursement hingga 35 persen atas pembelian mesin dan peralatan baru. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh industri pengolahan susu maupun koperasi dan kelompok peternak yang menjadi mitra industri untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk,” tutur Merri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 2Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop Lewat Link Resmi
- 3Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 4Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Susunan Pemain
- 5Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Menkeu Purbaya Tidak Diganti, Rupiah dan IHSG Kompak Meroket
- 7Prediksi Skor Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026, lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 8Prediksi Skor Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Riwayat Head to Head dan Susunan Pemain
- 9Lewat Kebijakan Strategis, Pemerintah Terus Perkuat Kepercayaan Pasar
- 10Kelelahan Usai Pergi Haji, Bos Maktour Minta Pemeriksaan KPK Dijadwal Ulang









