Menteri Bahlil Ungkap Tender PLTS 30 GW Dimulai Tahun Ini

AKURAT.CO Pemerintah mulai menyiapkan proses tender pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas total 30 gigawatt (GW) pada 2026 sebagai tahap awal dari target pengembangan PLTS hingga 100 GW.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, proses tender proyek PLTS tersebut akan mulai dilakukan pemerintah pada tahun ini.
“Dan tahun ini, kita akan sudah mulai di tahun 2026, kita akan mulai masuk tahap pertama dengan pembangunan 30 gigawatt. Ini dengan Pak Darmawan mana tadi, Pak Dirut PLN ya, kita sudah bahas. Tendernya kita akan mulai lakukan sekarang,” kata Bahlil dalam agenda Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Gempa Flores Rusak PLTS, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Pulau Palue
Bahlil menuturkan, pembangunan PLTS berkapasitas 30 GW tersebut merupakan bagian dari tahap awal program pemerintah untuk mencapai target pengembangan PLTS sebesar 100 GW dalam beberapa tahun mendatang.
Target tersebut sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pengantar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
“Dan sebagai bentuk keseriusan, pemerintah kemarin dalam pidato pengantar APBN Bapak Presiden, itu menyampaikan bahwa kita akan mendorong untuk membangun PLTS,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 30 gigawatt (GW) pada 2026
Pembangunan PLTS 30 GW pada tahun 2026 ini merupakan bagian program PLTS 100 GW yang dicanangkan oleh Pemerintah.
“Selanjutnya kita telah memulai dan akan membangun 100 ribu megawatt, atau 100 givawatt energi dari matahari, dari energi surya,” kata Prabowo dalam Penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan PLTS sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), terutama di wilayah terpencil.
Sebagai tahap awal, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GW PLTS pada tahun ini. Pada saat yang sama, sebanyak 13 GW kapasitas PLTD akan dihentikan dan digantikan dengan pembangkit berbasis energi surya.
Baca Juga: Prabowo Targetkan 30 GW PLTS Dibangun Tahun Ini
“Tahun ini kita akan membangun 30 gigawatt pembangkit listrik tenaga surya dan segera menghentikan 13 gigawatt pembangkit listrik tenaga diesel,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









