Akurat Logo

Bahlil Pastikan Pasokan LPG Aman, RI Kantongi Kontrak Jangka Panjang dari AS

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 15 September 2026, 16:14 WIB
Bahlil Pastikan Pasokan LPG Aman, RI Kantongi Kontrak Jangka Panjang dari AS
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk kebutuhan domestik dalam kondisi aman.

Pemerintah diketahui telah mengamankan pasokan melalui kontrak jangka panjang, salah satunya berasal dari Amerika Serikat (AS).

Bahlil mengatakan, kontrak jangka panjang tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga kepastian pasokan LPG di tengah dinamika harga energi global.

Baca Juga: Rencana Pembatasan LPG 3 Kg Pakai Desil, Data Penerima Subsidi Harus Akurat

"LPG, no issue. Karena kita sudah mendapat kontrak jangka panjang. Harga pun tidak kita naikkan," kata Bahlil dalam acara Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA), Senin (14/9/2026).

Menurut dia, kondisi berbeda terjadi pada LPG nonsubsidi. Harga LPG nonsubsidi mengalami kenaikan mengikuti perkembangan harga di pasar.

Bahlil menyebut salah satu sumber pasokan LPG melalui kontrak jangka panjang yang telah dimiliki Indonesia berasal dari Amerika Serikat. "Kalau kontrak jangka panjang kita dari LPG kan salah satunya dari Amerika," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan adanya rencana pengaturan penyaluran LPG 3 kilogram (kg) berdasarkan kelompok kesejahteraan masyarakat atau desil.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM,Laode Sulaeman mengatakan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan langkah transformasi distribusi LPG 3 kg agar subsidi dapat diterima kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.

Salah satunya adalah penerapan desil yang tidak hanya akan digunakan untuk mengatur penyaluran BBM subsidi, tetapi juga LPG 3 kg.

"Nah, makanya sekarang kan sedang kita gencar kan konversi, terus kelas yang mendapatkannya diatur agar lebih tepat sasaran. Desilnya nanti akan diatur tuh yang LPG Bukan hanya yang BBM ya, LPG juga," kata Laode di Komplek Parlemen Senayan, dikutip Kamis (27/8/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.