Bahlil Targetkan 400 Ribu Rumah Tangga Dapat Bantuan Listrik pada 2027

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong percepatan pelaksanaan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dengan tetap memperhatikan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Upaya percepatan tersebut menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2027 bersama Komisi XII DPR RI.
Dalam rapat kerja tersebut, anggota Komisi XII DPR RI memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan BPBL, khususnya langkah pemerintah untuk mempercepat penetapan penerima manfaat tanpa harus sepenuhnya menunggu proses penyesuaian data desil.
Baca Juga: Wamen ESDM Ungkap Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Energi
Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari menyampaikan bahwa survei penerima BPBL selama ini dilakukan melalui mekanisme yang dinilai lebih langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan.
Ia meminta agar peningkatan target BPBL pada 2027 tidak terhambat oleh penerapan data desil yang belum sepenuhnya siap.
"Desil ini dilaksanakan tahun depan, begitu. Karena urusannya panjang. Ini urusannya dengan hak-hak masyarakat yang harusnya mendapatkan menjadi terhambat," kata Ratna dalam Rapat Kerja bersama Kementerian ESDM, dikutip Kamis (17/9/2026).
Menanggapi hal tersebut, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah tetap memperhatikan aspek data dalam menentukan penerima bantuan listrik.
Baca Juga: Anggaran ESDM 2027 Rp27,37 Triliun, Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur Energi
Namun, percepatan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi perhatian agar kebutuhan dasar berupa akses listrik tidak tertunda.
"Desil itu penting, tapi jangan kita tunggu desil dulu baru orang lampu nyala," ujar Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









