Teka-Teki Kementerian di Bawah Kemenko Hilirisasi, Bahlil Bilang Begini

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia buka suara terkait dengan Kementerian mana saja yang akan berada di bawah Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Bahlil mengatakan, sampai saat ini dirinya belum bisa berbicara banyak mengenai Kementerian mana saja yang akan berada dibawahnya.
"Kalau Menko di bawah mana saja nanti saya cek di Perpres," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (1/10/2026) petang.
Baca Juga: Bupati Nagekeo Ungkap 15 Desa Belum Teraliri Listrik, Staf Bahlil Bakal Lapor ke Ditjen Gatrik
Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan, pembentukan kementerian koordinator tersebut tidak terlepas dari kondisi geopolitik global yang dinamis serta tuntutan terhadap pengembangan energi bersih.
Dia menjelaskan, pemerintah memandang program hilirisasi dan transisi energi sebagai agenda prioritas yang perlu dikerjakan secara terintegrasi.
"Yang kedua, kenapa ini (Kemenko) penting? Kita tahu bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi dunia juga yang menuntut untuk terjadinya energi yang bersih," ujarnya.
Bahlil menyebut, Presiden Prabowo Subianto memandang program hilirisasi dan transisi energi penting untuk diperkuat, termasuk sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement.
Menurutnya, kedua agenda tersebut tidak dapat dijalankan secara parsial karena melibatkan berbagai sektor dan membutuhkan koordinasi lintas kementerian.
"Maka ini tidak bisa dilakukan dengan cara parsial, tapi harus dilakukan dengan komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diuji dengan target apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden," tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









