Dian Sastro: Entah Berkarir atau Berumah Tangga, Ibu Madrasah Pertama bagi Anak

AKURAT.CO Saya tunjukkan kutipan inspiratif dari Dian Sastrowardoyo. Entah, menurut saya perempuan yang satu ini apa kekurangannya. Diketahui Dian sempat menyabet gelar sebagai Inspiring Women pada tahun 2005, menempuh gelar S2 di London School of Public Relation jurusan Ilmu Komunikasi, lalu kemudian lanjut Magister Manajemen UI pada tahun 2013. Kutipan lain daripadanya yang mungkin bisa semakin menguatkan kita para ibu untuk terus mau bertumbuh.
"Entah akan berkarir atau berumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena ia akan menjadi ibu. Sebab, ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak cerdas."
Baca Juga: Dian Sastro: Ibu Wariskan DNA Kecerdasan ke Anak, Wajib Berpendidikan Tinggi!
Pernyataan lain dari Dian Sastrowardoyo mengenai peran seorang ibu sebagai madrasah pertama bagi anaknya. Mungkin, ini akan sedikit menampar mindset kita untuk lebih fokus bukan hanya pada "bagaimana seharusnya anak tumbuh" tapi yang lebih terpenting adalah "bagaimana seharusnya kita sebagai ibu bisa terus bertumbuh."
"Salah satu yang diwariskan dari DNA ibu adalah kecerdasan. Saya membayangkan jika perempuan-perempuan Indonesia, yang merupakan calon ibu dari anak-anak mereka kelak, bisa mendapatkan pendidikan yang layak, mendapatkan akses ke pengetahuan yang lebih besar, kebayang gak sih, pada saat mereka punya anak, maka akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas yang akan memikirkan solusi dari setiap permasalahan bangsa. Karena untuk bisa mencari solusi dari setiap masalah bangsa dibutuhkan anak-anak yang berkualitas agar bangsa Indonesia bisa jadi hebat." Dian Sastrowardoyo.
Atau mungkin saya ingin memberikan sedikit gambaran dari Mama saya yang tentunya beliau banyak berperan terhadap tumbuhnya seorang anak perempuan yang saat ini mampu menulis buku ini. Dia mengatakan ini untuk membuat saya bisa menghilangkan kebiasaan buruk saya secepat mungkin.
"Bagaimana sebuah BANGSA itu dilihat dari kualitas IBUNYA dan kualitas IBU dilihat dari kualitas wanitanya."
Bahkan yang sebenarnya, ibu tidak perlu harus bersusah payah membuang begitu banyak energi untuk mendidik anak, karena cara yang paling ampuh adalah dengan memberikan contoh pada mereka, melalui tindakan-tindakan kita. Percayalah, justru APA YANG KITA LAKUKAN itulah, menjadi metode terbaik dalam parenting.
Anak cenderung menerima masukan kita, saat situasi berada dalam kondisi tenang dan dengan penyampaian yang penuh cinta kasih. Saya menyadari hal itu, ketika mencoba untuk menganalisa bahwa ketika Mama saya menyampaikan nasihat tanpa memakai emosi yang berlebihan, saya justru akan menerima dan mengingat nasihatnya itu sampai bertahun-tahun lamanya.
Tetapi justru ketika Mama saya memaksa saya berubah dengan kata-katanya yang kejam, saya justru merasa abai. Saya benci, ketika saya harus dipaksa berubah lewat kata-katanya yang kejam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








