BLACKPINK Umumkan Tanggal Tur Asia 'DEADLINE', Ada Indonesia?

AKURAT.CO Grup global asal Korea Selatan, BLACKPINK, kembali mengguncang dunia hiburan dengan mengumumkan jadwal resmi tur Asia terbaru mereka yang bertajuk ‘DEADLINE’.
Pengumuman ini dirilis pada Selasa (27/5/2025) oleh agensi YG Entertainment dan langsung disambut antusias oleh para BLINK di seluruh dunia.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK, RAYE, dan Doja Cat Suguhkan Visual Mistis Nan Epik di MV Born Again
Tur ini menjadi bagian dari rangkaian besar tur global BLACKPINK yang akan menyapa penggemar di berbagai penjuru dunia.
Dalam pengumuman tersebut, BLACKPINK dijadwalkan tampil di sejumlah kota besar di Asia, termasuk:
- Kaohsiung, Taiwan (18–19 Oktober)
- Bangkok, Thailand (24–26 Oktober)
- Jakarta, Indonesia (1–2 November)
- Bulacan, Filipina (22–23 November)
- Singapura (29–30 November)
- Hong Kong (24–25 Januari 2026)
Dengan 31 pertunjukan yang tersebar di 16 kota, tur DEADLINE ini akan menjadi salah satu tur terbesar BLACKPINK hingga saat ini.
Sebelumnya, BLACKPINK juga telah mengonfirmasi jadwal konser di berbagai kota besar dunia seperti Goyang, Los Angeles, Toronto, Paris, Milan, Barcelona, London, hingga Tokyo, semuanya di stadion berskala internasional.
Tur ini hadir sebagai lanjutan dari kesuksesan luar biasa BORN PINK World Tour, yang mencatat rekor 1,8 juta penonton dan menjadi tur terbesar oleh girl group K-pop sepanjang sejarah.
YG Entertainment menjelaskan bahwa tema ‘DEADLINE’ merepresentasikan usaha maksimal dari para anggota dan seluruh tim untuk menciptakan momen paling epik dalam sejarah konser BLACKPINK.
"Sesuai dengan maknanya, seluruh tim bekerja penuh konsentrasi dan dedikasi demi menghadirkan pengalaman puncak yang tak terlupakan bagi para penggemar,” ungkap pihak agensi dikutip dari Allkpop pada Selasa (27/5/2025).
Tak hanya menghadirkan panggung spektakuler, BLACKPINK juga dikabarkan tengah mempersiapkan perilisan musik terbaru yang akan menjadi comeback pertama mereka sejak album penuh ‘BORN PINK’ dirilis pada September 2022, atau hampir tiga tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







