Akurat Logo

Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Keanu AGL Tegaskan Cuma Kerja Sama Barter Umrah

Nuzulul Karamah | 8 Juni 2026, 17:30 WIB
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Keanu AGL Tegaskan Cuma Kerja Sama Barter Umrah
Keanu AGL

AKURAT.CO Selebgram sekaligus konten kreator kenamaan, Keanu AGL, akhirnya memenuhi panggilan pihak kepolisian sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menjerat Hanania Travel.

​Usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Senin (8/6/2026), sahabat Awkarin ini langsung memberikan klarifikasi di hadapan awak media.

Baca Juga: Jalani Debut di Film Keramat 2: Caruban Larang, Keanu Agl Kapok

Keanu mengaku sangat prihatin melihat nasib para jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci dan menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

​"Saya hari ini mau mengucapkan saya turut prihatin terhadap jemaah yang gagal berangkat. Saya turut prihatin yang menjadi korban atas apa yang terjadi. Saya berharap agar jemaah sekalian bisa mendapatkan haknya kembali. Dan saya amat mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Dan saya akan berlaku kooperatif dalam proses hukum yang berjalan," ujar Keanu di Polda Metro Jaya, Senin (8/6/2026).

​Selama proses pemeriksaan, pemilik nama asli Muhammad Miftahuda ini mengaku dicecar puluhan pertanyaan oleh tim penyidik.

Pertanyaan tersebut berfokus pada kronologi awal mula dirinya mengenal Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF), hingga detail kontrak kerja sama yang pernah mereka jalin.

​Keanu menegaskan bahwa keterlibatannya dengan travel tersebut murni merupakan sistem barter, bukan kerja sama berbayar (paid endorsement) yang menerima aliran dana segar.

​"Kenal dimana, terus awal kerja samanya gimana, kontraknya seperti apa. Aku jelasin di dalam bahwa aku dalam kerja sama sama Hanania itu aku enggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter," ungkapnya.

​Untuk memperkuat bukti bahwa dirinya bersih dari aliran dana jemaah, Keanu bahkan berinisiatif membawa bukti mutasi rekening pribadinya kepada penyidik.

​"Jadi mereka berangkatkan aku, aku promo-in testimoni aku, pengalaman aku selama di sana. Aku juga bawa rekening koran aku periode bulan aku berangkat, yaitu 2 tahun yang lalu, bulan Agustus, dan 1 bulan sebelumnya, 1 bulan setelahnya, bahwa aku enggak menerima aliran dana apapun dari Hanania Group," jelas Keanu lagi.

​Dia juga menambahkan bahwa sistem ini berlaku sama bagi seluruh rekan selebgram lain yang ikut dalam rombongan kala itu.

"Barter. Kita semua barter," tuturnya singkat.

Baca Juga: Hadir di Pengadilan, Keanu Agl Harap Gaga Muhammad Dihukum Berat

​Kronologi Kerjasama: Berawal dari Pertemuan di Bali

​Mengenai garis waktu kerja samanya, Keanu membeberkan bahwa dirinya berangkat umrah pada pertengahan tahun 2024 lalu.

​"Aku Agustus. Juli berangkat 29, pulangnya tanggal 10 Agustus 2024. Ditawarinya dari bulan Mei pertengahan," kenang Keanu.

​Hubungan kerja sama ini bermula dari sebuah pertemuan tidak sengaja di Pulau Dewata.

Sebelum momen tersebut, Keanu mengaku sama sekali tidak mengenal sosok Farhan maupun eksistensi Hanania Group.

​"Ketemu langsung. Kita ketemu langsung. Aku kebetulan waktu itu lagi di Bali, terus eh saudara Farhan juga lagi di Bali, akhirnya kita ketemu di sana, ditawarkan. Terus aku pikir-pikir dulu, kita tanda tangan kontrak itu akhir Mei. Pertemuan itu awal Mei," tambahnya.

Kontrak resmi tersebut akhirnya ditandatangani pada tanggal 30 Mei 2024.

"Belum pernah kenal. Aku juga dengan Hanania juga baru itu," imbuhnya.

​Menutup keterangannya, selebgram yang dikenal dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos ini menegaskan statusnya bukan sebagai Brand Ambassador (BA) jangka panjang, melainkan hanya ikatan kontrak satu kali jalan.

​"Kerjasama sama Hanania-nya untuk barter itu. Selama perjalanan aja. Jadi itu cuma pekerjaan kontrak untuk satu perjalanan umrahnya, bukan aku bukan BA, aku bukan bukan kayak ada periode waktu tertentu, cuma barter trip, berangkat dan promoin testimoni aku selama aku di sana," pungkas Keanu.

​Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya memang mengisyaratkan akan memanggil sejumlah influencer yang wajahnya sempat berseliweran di media sosial Hanania Tour & Travel pada tahun 2024 lalu, termasuk Awkarin dan Dara Arafah.

​Langkah tegas ini diambil lantaran polisi mencium adanya dugaan penyalahgunaan uang jemaah yang digunakan oleh tersangka ASF untuk membiayai strategi pemasaran digital demi menggaet korban baru.

​“Kemudian, sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagaimana tadi dipertanyakan. Ini untuk kepentingan marketing,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, pada Selasa (2/6/2026) lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.