Akurat Logo

Terseret Kasus Hanania Group, Keanu Angelo: Udah Cek Legalitas, Enggak Nyangka Bakal Begini!

Nuzulul Karamah | 8 Juni 2026, 20:18 WIB
Terseret Kasus Hanania Group, Keanu Angelo: Udah Cek Legalitas, Enggak Nyangka Bakal Begini!
Keanu AGL

AKURAT.CO, Selebgram kenamaan Keanu Angelo akhirnya buka suara terkait terseretnya nama dirinya dalam pusaran kasus dugaan penipuan Hanania Group.

Berkaca dari pengalamannya, pemilik nama asli Muhammad Miftahuda ini mengingatkan rekan sesama influencer atau endorser untuk lebih jeli dan tidak sembarangan dalam menerima tawaran kerja sama.

​Keanu menegaskan bahwa dirinya selalu menerapkan prinsip kehati-hatian.

Baca Juga: Keanu Agl Ungkap Rencana Liburan yang Gagal Terwujud Usai Kepergian Lula Lahfah

Sebelum menerima tawaran perjalanan umrah di Bali pada tahun 2024 lalu, dia mengaku telah melakukan riset mendalam terhadap kredibilitas perusahaan tersebut.

​"Kalau misalnya nasihat untuk para endorser ya, saya rasa sebagai endorser, saya melakukan riset yang cukup baik terhadap perusahaan Hanania ini," ujar Keanu Angelo saat ditemui di kawasan Jakarta, Senin (8/6/2026).

​Mengenang awal mula kerja sama tersebut, Keanu membeberkan bahwa kesepakatan tidak dijalin melalui pesan singkat, melainkan lewat pertemuan tatap muka langsung.

Dia bahkan membutuhkan waktu untuk menimbang matang-matang sebelum akhirnya sepakat menjalin kemitraan.

​"Ketemu langsung. Aku kebetulan waktu itu lagi di Bali, terus saudara Farhan juga lagi di Bali, akhirnya kita ketemu di sana, ditawarkan. Terus aku pikir-pikir dulu, kita tanda tangan kontrak itu akhir Mei," kenangnya.

​Riset yang dilakukan Keanu kala itu menunjukkan bahwa Hanania Group memiliki legalitas yang sah, baik di mata hukum negara maupun regulasi keagamaan.

Baca Juga: Sinopsis Knock Knock di Bioskop Trans TV Malam Ini, Saat Keanu Reeves Dijebak Dua Orang Gadis

Keyakinan inilah yang membuatnya berani memboyong teman-teman satu gengnya untuk ikut serta.

​"Aku udah periksa, dia memang secara perusahaan sudah legal, sudah terakreditasi di bawah pengawasan Kementerian Agama, dan sebelum aku berangkat juga dia sudah punya reputasi yang cukup baik," jelas Keanu.

​Meski kini tersandung masalah, Keanu berharap rekan-rekan sesama pembuat konten tidak trauma untuk berkolaborasi dengan sebuah merek (brand).

Kuncinya, pastikan payung hukum perusahaan tersebut sudah jelas dan valid sejak awal.

​"Saya mau menguatkan sesama teman-teman endorser buat jadi jangan takut buat bekerja sama dengan brand apa pun selama memang dia sudah legal dan bergerak di bidang usaha yang tidak melanggar hukum," pesannya.

​Kendati demikian, sahabat Rachel Vennya ini tidak menampik bahwa apa yang terjadi di masa depan sering kali berada di luar kendali seorang endorser, terutama setelah hitungan tahun berlalu.

​"Saya tidak menemukan celah untuk melihat dia akan melakukan penipuan pada ke depannya di saat 2022 saya berangkat itu. Aku juga enggak nyangka banget, mbak, 2 tahun kemudian kasusnya bisa sebesar ini," tutur Keanu terheran-heran.

Di tempat yang sama, kuasa hukum Keanu, Charles P. Situmorang, menegaskan bahwa kliennya sangat kooperatif dalam membantu pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

Keanu disebut telah menjawab puluhan pertanyaan dari tim penyidik dengan transparan.

​"Tadi saat permintaan keterangan itu ada 25 pertanyaan. Kenal di mana, awal kerja samanya gimana, kontraknya seperti apa. Penyidik cukup mengapresiasi kita karena kita langsung memberikan bukti," ungkap Charles.

​Keanu pun berharap keterangannya bisa menjadi titik terang bagi kepolisian demi mempercepat proses hukum Hanania Group.

​"Makasih banget ya semuanya ya. Aku amat mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini," tutup Keanu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.