Akurat Logo

​Kenang Mendiang Ayah, Arie Untung Ungkap Penyesalan Terbesar Masa Lalu yang Tak Terlupakan

Nuzulul Karamah | 19 Juli 2026, 22:35 WIB
​Kenang Mendiang Ayah, Arie Untung Ungkap Penyesalan Terbesar Masa Lalu yang Tak Terlupakan
Arie Untung

AKURAT.CO Suasana duka masih menyelimuti keluarga pasangan selebriti Arie Untung dan Fenita Arie.

Sang ayah tercinta, H. Untung Rumekso, berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu (18/7/2026) di usia 86 tahun akibat komplikasi kesehatan pasca-insiden terjatuh.

​Di tengah rasa kehilangan yang mendalam saat mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan, Arie Untung membagikan kisah haru sekaligus penyesalan terbesar dalam hidupnya terkait sosok sang ayah yang akrab disapa Kukung tersebut.

Baca Juga: Kasus Pelecehan di Pesantren, Begini Tanggapan Arie Untung

​Bagi Arie, sang ayah adalah pilar kekuatan dan inspirasi terbesar. Namun, ada satu memori di awal kariernya sebagai VJ MTV yang hingga kini menyisakan sesal di lubuk hatinya.

Kala itu, sang ayah yang tinggal di pinggiran kota rela menempuh perjalanan jauh demi melihat putranya beraksi di sebuah pusat perbelanjaan megah.

​Dengan kondisi sepatu yang kotor akibat perjalanan, almarhum dengan penuh rasa bangga memamerkan pencapaian anaknya kepada orang-orang di sekitar panggung.

​"Itu yang namanya VJ Arie itu anak saya loh," kata Arie Untung menirukan ucapan sang ayah dengan mata berkaca-kaca.

​Reaksi Arie muda kala itu justru menjadi penyesalan yang terus diingatnya hingga sekarang.

​"Wah, bapak jangan bikin malu dong di sini, bersihin dulu sepatunya," tutur Arie mengenang ucapannya masa lalu.

​Di mata anak-anaknya, H. Untung Rumekso adalah figur kepala keluarga yang enggan memperlihatkan kesulitan hidup. Walau saat itu kondisi ekonomi keluarga terbilang pas-pasan, almarhum selalu memastikan anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan tinggi tanpa perlu mencemaskan urusan dapur.

​"Bapak tuh sampai umur 52 gitu bapak tuh masih pakai motor, kerja gitu ke mana yang penting kita bisa kuliah gitu bener-bener," ungkap Arie.

​Bahkan demi menjaga mental anak-anaknya tetap tenang, almarhum selalu menyembunyikan perjuangan kerasnya di luar rumah dengan selalu tampil rapi.

​"Tapi di depan anak-anak kelihatannya kayak necis, rapi. Padahal di luaran dia perangnya kayak apa kita enggak tahu," jelasnya lagi.

Baca Juga: Arie Untung untuk Prajurit KRI Nanggala-402: Selamat Jalan Putra Bangsa Pilihan Allah

​Tidak hanya ketangguhan, almarhum juga mewariskan kepribadiannya yang hangat, humoris, dan gemar menyapa siapa saja.

Kebiasaan positif ini bahkan sempat membuat sang menantu, Fenita Arie, keheranan di masa awal pernikahan mereka.

Fenita bingung melihat kebiasaan suaminya yang selalu menyapa setiap tetangga yang berpapasan di jalan.

​"Selalu aku tuh awal-awal ketemu Mas Arie kayak emang harus disapa semua ya tetangga tiap lewat? Dia bilang 'ya, ini udah kayak jadi tradisi Kukung gitu kan,'" tandas Fenita.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.