Akurat Logo

Bosan Peran Protagonis Tertindas, Febby Rastanty Ambil Tantangan Baru di Sinetron 'Biarkan Hati Bicara'

Nuzulul Karamah | 7 Agustus 2026, 11:57 WIB
Bosan Peran Protagonis Tertindas, Febby Rastanty Ambil Tantangan Baru di Sinetron 'Biarkan Hati Bicara'
Febby Rastanty

AKURAT.CO Aktris Febby Rastanty kembali menyapa penggemar lewat layar kaca melalui sinetron terbarunya, Biarkan Hati Bicara.

Mengambil peran sebagai Arina, Febby mengungkap alasan utama di balik keputusannya menerima tawaran proyek ini, yakni karakter yang dinilai sangat menantang dan berbeda dari jajaran peran yang pernah ia mainkan sebelumnya.

Baca Juga: Persiapan Febby Rastanty Jadi Ibu Bhayangkari: Dijalani Saja

​Febby menyebut bahwa sosok Arina bukanlah figur protagonis yang pasrah. Karakter ini digambarkan memiliki keberanian luar biasa, terutama saat berhadapan dengan tokoh Fico yang diperankan oleh Rangga Azof.

​"Aku biasanya kalau protagonis itu tertindas dan menangis aja. Nah, kalau di sini karakter Arina lebih berani," ujar Febby dalam sesi wawancara virtual pada Rabu (5/8/2026).

​Sikap pantang menyerah Arina tercermin dari keteguhannya menghadapi perlakuan keras Fico. Alih-alih tunduk atau takut, Arina justru berdiri tegak mempertahankan pendiriannya.

​"Dia enggak takut buat ngelawan Fico. Bahkan ketika Fico bersikap kasar atau sempat mau nampar Arina, dia tetap berani menatap balik. Itu yang menurut aku menarik," terangnya.

Baca Juga: Persiapan Nikah Febby Rastanty, Tak Ambil Pusing Jika Jadi Ibu Bhayangkari

​Selain wataknya yang tegas, kedalaman emosi serta luka masa lalu tokoh Arina menjadi daya tarik utama bagi Febby.

Latar belakang trauma yang kelam membuat karakter tersebut memiliki banyak dinamika emosional yang kompleks untuk dieksplorasi.

​"Arina punya banyak layer. Dia berani, tapi sebenarnya punya trauma masa lalu yang besar. Dari kecil dia melihat ibunya dibunuh di depan mata, lalu harus tinggal bersama tantenya. Itu membuat karakternya sangat kompleks dan menarik untuk dipelajari," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.