Akurat Logo

Panas! Gagal Mediasi, Sarwendah Buka Suara Usai Dituduh Marah-marah dan Bentak-bentak...

Nuzulul Karamah | 20 Agustus 2026, 20:13 WIB
Panas! Gagal Mediasi, Sarwendah Buka Suara Usai Dituduh Marah-marah dan Bentak-bentak...
Sarwendah dan Ruben Onsu

AKURAT.CO Suasana proses mediasi perceraian antara Sarwendah dan Ruben Onsu rupanya sempat diwarnai ketegangan tinggi.

Menanggapi berbagai kabar simpang siur yang beredar usai persidangan, Sarwendah akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi tegas mengenai dinamika yang sebenarnya terjadi di ruang mediasi.

Baca Juga: Ruben Onsu Tak Bisa Rayakan Ulang Tahun ke-43 Bareng Anak, Kuasa Hukum Tuding Sarwendah Ngemis Syarat

​Mantan personel Cherrybelle tersebut secara khusus membantah tudingan yang menyebut dirinya emosional hingga melakukan aksi menunjuk-nunjuk pihak penggugat di hadapan mediator.

​"Pernyataan kuasa hukum penggugat dan pemberitaan bahwa saya marah-marah, menunjuk, hingga berdiri adalah tidak benar. Yang terjadi adalah saya merespons pernyataan pihak penggugat yang tidak sesuai fakta, khususnya mengenai anak-anak. Justru dalam proses tersebut, salah satu anggota tim pengacara pihak penggugat yang membentak saya dengan nada tinggi," ungkap Sarwendah melalui keterangan di Instagram pribadinya, Kamis (20/8/2026).

​Sebagai seorang ibu, Sarwendah menegaskan bahwa dirinya hanya berusaha meluruskan informasi yang keliru menyangkut buah hatinya. Ia memastikan kehadirannya dalam persidangan murni didasari itikad baik untuk menyelesaikan proses hukum.

​"Sebagai seorang ibu, wajar jika saya tidak bisa tinggal diam ketika fakta tentang anak-anak disampaikan secara keliru di hadapan mediator. Saya hadir bukan untuk berkonflik, melainkan dengan itikad baik guna menjalani mediasi sebagai bagian dari proses persidangan," terangnya.

​Isu mengenai tuduhan pembatasan akses bertemu anak juga ditepis langsung oleh Sarwendah. Ibu tiga anak ini menegaskan tak pernah sekalipun menghalangi Ruben untuk menjumpai buah hati mereka, melainkan hanya berfokus pada kondisi kesehatan dan kenyamanan anak.

​"Saya tidak pernah, dan tidak akan pernah menghalangi anak-anak untuk bertemu ayahnya karena itu adalah hak mereka. Yang saya sampaikan semata-mata bentuk kepedulian wajar seorang ibu untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan anak-anak, di mana pun dan dengan siapa pun mereka berada. Ini adalah tanggung jawab bersama kedua orang tua," tegasnya.

​Bahkan untuk membuktikan keseriusannya, Sarwendah mengaku telah menjalankan instruksi mediator terkait pemeriksaan kesehatan anak, meski pihak Ruben diklaim belum melakukan hal serupa.

​"Dalam agenda mediasi kemarin, saya bahkan telah menuntaskan tugas dari mediator, salah satunya dengan membawa hasil pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk komitmen nyata meskipun hal yang sama belum dilakukan oleh pihak penggugat. Ke depan, saya tetap berharap kita bisa menemukan titik terang demi kepentingan terbaik anak-anak," harap Sarwendah.

​Tak berhenti di situ, Sarwendah juga menjawab isu sensitif terkait transparansi finansial dan pengeluaran untuk anak-anak mereka.

Ia menyatakan sangat terbuka dan siap mempertanggungjawabkan seluruh perincian biaya kepada pihak yang berwenang.

​"Saya sama sekali tidak keberatan dan sangat terbuka, karena tidak ada hal yang perlu ditutup-tutupi. Seluruh pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada pihak-pihak yang secara hukum berwenang meminta dan menerimanya," jelasnya.

Baca Juga: Dituduh Buka Aib Soal Isu HIV Ruben Onsu, Pihak Sarwendah: Bukan dari Kam

​Menutup keterangannya, Sarwendah menguatkan diri untuk terus menjalani proses hukum yang sedang bergulir demi masa depan anak-anaknya, sembari menyampaikan apresiasi atas dukungan publik.

​"Saya menjalani seluruh proses ini dengan keyakinan penuh pada kebenaran, keadilan, serta masa depan anak-anak saya. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang senantiasa mendoakan dan mendukung kami sekeluarga," tutup Sarwendah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.