Hanung Bramantyo Memaafkan Oknum Militer Penganiaya Karyawan, Tetap Serahkan Proses Hukum
AKURAT.CO Sutradara kondang Penganiaya Karyawan membagikan kabar menyenangkan terkait kondisi sang buah hati, Kala Madali. Anak perempuannya tersebut mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam setelah menyaksikan secara langsung aksi penganiayaan yang dilakukan oleh oknum militer terhadap salah satu karyawannya.
Melihat kondisi kesehatan mental sang anak yang terguncang, Hanung bersama sang istri bergerak cepat untuk memberikan penanganan terbaik. Ia memilih memboyong Kala menemui ahli demi memulihkan rasa trauma yang dialami.
“Kala itu trauma. Dia ketakutan. Saya sadar bahwa kondisi psikologis itu butuh bantuan dari pihak luar. Jadi kita konseling ke psikolog untuk memberi masukan seharusnya orangtua dan anak seperti apa,” kata sang sutradara.
Baca Juga: Momen Hanung Bramantyo dan Keluarga Tunggu Kehadiran Paus Fransiskus di Vatikan
Beban mental Kala kian berat saat dirinya harus hadir memenuhi panggilan sebagai saksi di Pengadilan Militer. Harus kembali mengingat dan menceritakan insiden menakutkan itu di hadapan majelis hakim bukanlah perkara mudah untuk anak seusianya.
“Dia dipanggil sebagai saksi, diminta menceritakan kembali peristiwa itu. Sebuah kondisi yang berat tentunya, apalagi untuk anak-anak. Saya saja ketika bertestimoni di hadapan pengadilan merasa tertekan, dua kalimat yang sudah saya rancang saja bisa buyar,” ungkapnya.
Sadar betul sang putri berada dalam tekanan luar biasa, Hanung mengambil keputusan tegas untuk mengesampingkan seluruh agenda pekerjaannya. Ia rela meninggalkan tempat syuting demi hadir secara langsung memberi rasa aman bagi sang anak.
“Itu momen sangat berat sekali karena saya harus meninggalkan semua pekerjaan demi bisa menemani anak. Saya takut, jika tidak didampingi akan terjadi apa-apa dengan dia,” tuturnya lagi.
Baca Juga: Sinopsis Tuhan, Izinkan Aku Berdosa, Film yang Angkat Isu Pelecehan Karya Hanung Bramantyo
Meski putrinya sempat mengalami masa-masa sulit, Hanung Bramantyo memilih untuk mengambil langkah damai dengan oknum pelaku penganiayaan di hadapan hakim Pengadilan Militer.
Pihak keluarga menyatakan telah berlapang dada memberikan maaf, namun tetap menyerahkan keputusan vonis sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku.
“Kalau ditanya apakah orang tua Kala memaafkan pelaku? Kami bilang, kami memaafkan. Terus apakah proses ini akan dilanjutkan atau bebas? Saya akan bilang, sesuai dengan proses hukum saja,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







