Perseteruan Aset Memanas, Pihak Ruben Onsu Sebut Sarwendah Berpotensi Dipolisikan atas Dugaan Penggelapan

AKURAT.CO Konflik pascabercerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini memasuki babak baru yang kian memanas.
Permasalahan yang semula berkutat pada hak asuh anak, kini merembet ke ranah hukum pidana terkait dugaan penggelapan sertifikat aset.
Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan adanya dugaan tindakan penggelapan yang dilakukan oleh Sarwendah.
Baca Juga: Ruben Onsu Pertanyakan Gugatan Balik Sarwendah, Bongkar Kekerasan dan Live Vulgar
Dugaan ini mengemuka lantaran Sarwendah disinyalir menahan sertifikat aset berupa vila yang seharusnya menjadi hak milik Ruben Onsu sesuai kesepakatan tertulis.
“Ini lebih, sebenarnya lebih sedikit ada unsur pidananya, penggelapan,” tegas Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Minola menjelaskan bahwa pembagian harta bersama sudah dituangkan dalam akta kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak.
Dalam perjanjian tersebut, Sarwendah memperoleh kediaman di kawasan Cilandak dan Rempoa beserta sejumlah unit kendaraan. Sementara itu, unit vila disepakati menjadi milik Ruben Onsu.
Namun, kendala muncul saat pihak Ruben Onsu meminta sertifikat vila tersebut yang hingga kini masih dikuasai oleh mantan istrinya.
“Itu karena dia tahu betul itu sudah menjadi bagiannya Ruben. Dia sudah tanda tangan juga, dikuasai masing-masing dan harus memberikan persetujuan kalau memang bagian itu ingin dijual, dijaminkan, atau diagunkan, atau dialihkan,” terangnya.
Baca Juga: Gelagat Sarwendah: Ingin Jatuhkan Ruben Onsu
Minola menambahkan bahwa tindakan menahan hak orang
lain yang tertuang dalam perjanjian sudah memenuhi unsur dugaan penggelapan.
“Ketika kita minta suratnya, enggak dikasih. Penggelapan mengatakan suatu barang yang ada dalam kekuasaan kita dan kita tahu sebagian atau seluruhnya adalah milik orang lain, tapi kita ingin menguasainya. Ketika orang itu memintanya, enggak mau kita kasih, ini penggelapan,” terangnya.
Disinggung mengenai langkah hukum lebih lanjut, Minola menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk membawa kasus ini ke meja kepolisian.
Saat ini, Ruben Onsu masih memantau perkembangan dan iktikad baik dari pihak lawan, terutama mengenai kejelasan waktu bertemu dengan anak-anak mereka.
“Ya kita lihat dinamikanya ya. Kalau misalnya mereka masih melebar-melebar terus, ya, tidak fokus ke masalah anak yang berkaitan dengan masalah waktu untuk bertemu dengan Ruben, kan tidak menutup kemungkinan,” ujarnya.
“Tidak menutup kemungkinan akhirnya Ruben bilang, ‘waduh, ini kita laporkan saja,’ kan begitu,” tutup Minola Sebayang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







