Shin Seung Ho Dikabarkan Gabung dalam Drakor “Men of the Harem”

AKURAT.CO Shin Seung Ho kemungkinan bakal bermain bareng Suzy, Lee Soo Hyuk, dan Dex di drama terbaru bertajuk Men of the Harem.
Dilaporkan oleh OSEN, Shin Seung Ho sudah ditawari peran dalam drama ini pada Kamis (28/8/2025).
Agensinya, KINGKONG by STARSHIP, menambahkan, “Itu adalah proyek yang telah ditawarkan kepadanya dan saat ini sedang ditinjau.”
Baca Juga: Kenapa Drakor Terbaru “Aema” Wajib Ada di Watchlist? Ini 3 Alasannya!
Diadaptasi dari novel web populer, Men of the Harem bercerita tentang Permaisuri Latil dari Kekaisaran Tarium, yang memelihara selir pria demi melindungi tahtanya.
Suzy dikabarkan sedang berunding untuk memerankan Permaisuri Latil, sementara Shin Seung Ho ditawari peran sebagai salah satu selir.
Lee Soo Hyuk dan Dex juga sedang dalam tahap negosiasi untuk bergabung.
Drama ini akan disutradarai oleh Lee Eung Bok yang sebelumnya sukses menggarap Sweet Home 2 & 3, Mr. Sunshine, dan Goblin.
Sementara naskahnya ditulis Hwang Jin Young, penulis yang juga mengerjakan drama MBC My Dearest.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









