Akurat Logo

Bikin Merinding Penonton Korea, Film Horor 402 Rumah Sakit Angker Korea Siap Tayang di Indonesia 9 Juli!

Nuzulul Karamah | 5 Juli 2026, 11:40 WIB
Bikin Merinding Penonton Korea, Film Horor 402 Rumah Sakit Angker Korea Siap Tayang di Indonesia 9 Juli!
Bikin Merinding Penonton Korea, Film Horor '402 Rumah Sakit Angker Korea' Siap Tayang di Indonesia 9 Juli. Cr: Istimewa

AKURAT.CO Kabar membanggakan datang dari industri perfilman horor Tanah Air.

Film terbaru produksi MD Pictures dan Umbara Brothers Films, 402 Rumah Sakit Angker Korea, baru saja sukses menggelar World Premiere di ajang bergengsi Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026 pada Kamis (2/7/2026).

​Menempati venue terbesar di Bucheon City Hall Main Theatre, film yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini mendapatkan sambutan dan tepuk tangan meriah dari para penonton Korea Selatan serta sineas internasional.

​Bukan penelusuran mistis biasa, film ini merupakan remake resmi dari film horor found-footage legendaris Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum.

Di tangan Anggy Umbara dan penulis skenario Lele Laila, kisah ikonik tersebut disuntikkan elemen mistis lokal Indonesia yang kental, menciptakan formula teror baru yang super mencekam.

​Kemeriahan red carpet di Korea dihadiri langsung oleh jajaran sineas dan pemain utama, mulai dari Arbani Yasiz, Saputra Kori, Jang Hansol, hingga Aylena Fusil.

Baca Juga: Adaptasi Horor Korea, Inilah Fakta Menarik dan Sinopsis Film Sunyi

Penonton BIFAN memuji habis-habisan eksperimen berani ini, terutama bagaimana ritual mistis Indonesia berpadu apik dengan atmosfer dingin rumah sakit terbengkalai di Korea.

​Sutradara Anggy Umbara tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas eksperimen lintas budaya yang sukses memicu ketakutan psikologis penonton ini.

​"Membawa 402 Rumah Sakit Angker Korea ke panggung BIFAN dan disaksikan langsung oleh penonton Korea adalah sebuah kebanggaan luar biasa. Mengawinkan ritual sakral nan kelam seperti Jelangkung ke dalam urban legend Korea adalah sebuah eksperimen gila yang ternyata membuahkan teror psikologis yang sangat unreal dan mencekam, terbukti dari apresiasi hangat yang kami terima malam ini," ungkap Anggy Umbara.

​Apresiasi hangat dari publik Korea seolah menjadi penawar letih bagi para cast yang harus melalui proses syuting super berat. Arbani Yasiz, yang memerankan karakter Juna, mengaku sangat lega melihat antusiasme penonton BIFAN.

​"Melihat antusiasme penonton di BIFAN malam ini bikin semua rasa lelah hilang. Proses syuting film ini benar-benar menguras mental. Saya ikut antusias melihat reaksi penonton di sini dan tidak sabar melihat reaksi penonton di Indonesia nanti!" tegas Arbani Yasiz.

​Pengalaman yang tak kalah ekstrem juga dibagikan oleh Saputra Kori. Memerankan tokoh Adit sang cameraman, Kori harus memegang peran ganda di lokasi syuting yang terkenal angker.

​"Berada di sini rasanya luar biasa. Di film ini, aku enggak cuma jadi aktor tapi juga cameraman. Setiap pemain diberikan rig kamera seberat 5 kilogram dan kami benar-benar ditinggal sendirian di lokasi syuting yang luar biasa seram. Respons penonton BIFAN malam ini membuktikan kalau jerih payah dan ketakutan kami di lokasi syuting benar-benar terbayar lunas!" tambah Saputra Kori.

Baca Juga: 12 Drama Korea Terbaru Tayang Juli 2026, Ada Nam Joo Hyuk, Lee Dong Wook, Park Eun Bin hingga Hwang In Youp

​Istimewanya lagi, pemutaran perdana ini turut dihadiri oleh Jung Bum-Shik, sutradara genius di balik film asli Gonjiam: Haunted Asylum. Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi dan restu langsung terhadap remake versi Indonesia ini.

​Tak berhenti di situ, pada 4 Juli 2026, BIFAN juga menggelar sesi talkshow eksklusif yang mempertemukan Jung Bum-Shik dan Anggy Umbara untuk mengupas tuntas proses adaptasi dan transformasi budaya horor kedua negara.

​Bagi kamu pencinta horor di Indonesia, siap-siap uji nyali! 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air mulai 9 Juli 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.