Akurat Logo

Sajikan Drama Keluarga Berbalut Sepak Bola Tarkam, Film Bapakmu Kiper Siap Tayang 3 September

Nuzulul Karamah | 29 Juli 2026, 18:06 WIB
Sajikan Drama Keluarga Berbalut Sepak Bola Tarkam, Film Bapakmu Kiper Siap Tayang 3 September
Sajikan Drama Keluarga Berbalut Sepak Bola Tarkam, Film 'Bapakmu Kiper' Siap Tayang 3 September. Cr: Istimewa

AKURAT.CO Rumah produksi Entelekey Sinema Indonesia (ESI) resmi merilis trailer perdana untuk proyek film mandiri pertamanya bertajuk Bapakmu Kiper.

Mengangkat potret dinamika hubungan ayah dan anak laki-laki yang dibalut keseruan sepak bola antar kampung (tarkam), film drama komedi keluarga ini dijadwalkan menyapa penonton di seluruh bioskop Tanah Air mulai 3 September 2026.

​Disutradarai oleh Ody Harahap, sutradara di balik sukses film Kapan Kawin?, Sweet 20, dan Orang Kaya Baru, film ini menyajikan formula yang membumi.

Baca Juga: Piala AFF: Setelah Nadeo dan Cahya, John Herdman Segera Pilih Kiper Ketiga Timnas Indonesia

Alih-alih menghadirkan konflik yang terlampau berat, Bapakmu Kiper memilih alur jenaka dengan menyoroti kekonyolan lapangan tarkam, unsur klenik khas pertandingan kampung, hingga keriuhan penonton yang justru menjadi jembatan rekonsiliasi bagi karakter utamanya.

​Penggarapan naskahnya dipercayakan kepada duet penulis Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut.

Sementara jajaran Produser Eksekutif diisi oleh Patricia Gunadi, Garnet Geraldine (selaku Direktur Utama ESI), dan Yvonne Supangkat, serta Arci Fadillah yang bertindak sebagai produser.

​Aktor kenamaan Fedi Nuril didapuk menjadi pemeran utama bernama Warto, seorang ayah yang berjuang memperbaiki hubungan yang renggang dengan anak laki-lakinya, Dino, yang diperankan oleh aktor muda Ali Fikry.

​Fedi Nuril mengungkapkan bahwa jalan cerita film ini terasa sangat dekat dengan realitas kehidupan keluarga di Indonesia, terlebih bagi dirinya yang juga membesarkan anak laki-laki.

​"Apa yang dialami karakter Warto dan Dino di film ini mungkin banyak dialami anak laki-laki dan ayahnya. Apalagi saya sendiri punya tiga anak laki-laki, ya. Jadi memahami posisi Warto, di balik ketidakakurannya itu sebenarnya hanyalah ketidakmampuan seorang ayah untuk menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang yang besar dengan benar saja. Jadi cerita tentang kedekatan emosional yang dipadukan dengan dunia sepak bola antar kampung saya rasa akan menyentuh hati banyak keluarga Indonesia, tapi jarang diangkat secara utuh ke layar lebar. Menurut saya itu yang membuat Bapakmu Kiper terasa spesial. Film ini lucu, hangat, dan sangat membumi," ungkap Fedi Nuril di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

​Senada dengan Fedi, Ali Fikry membagikan pengalamannya dalam menyelami karakter Dino yang dipenuhi riak emosi dan proses belajar untuk kembali membuka diri.

​"Buat aku, Dino itu bukan cuma soal anak yang marah sama bapaknya. Ini soal gimana rasanya nunggu seseorang berubah, dan akhirnya belajar buat percaya lagi. Seru banget bisa bawa emosi itu di tengah keseruan tarkam yang kocak," tutur Ali Fikry.

​Garnet Geraldine selaku Direktur Utama ESI sekaligus Produser Eksekutif menegaskan komitmen ESI dalam menyajikan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan kesan emosional yang mendalam bagi para penontonnya.

​"Bapakmu Kiper lahir dari keinginan kami membuat film yang bikin penonton ketawa, tapi juga pulang dengan hati yang hangat dan lapang. Kami percaya banyak keluarga Indonesia punya cerita serupa.

Baca Juga: Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Yoo Jae-hoon Merapat ke Persijap Jepara

Luka yang belum selesai, dan harapan untuk berdamai. Sepak bola Tarkam bisa jadi cara paling sederhana buat menceritakannya," jelas Garnet Geraldine.

​Selain Fedi Nuril dan Ali Fikry, film ini juga dimeriahkan oleh deretan jajaran pemeran pendukung seperti Tanta Ginting, Augie Fantinus, Vidi Bule, Neysa Chandria, Ochi Manan, Arnold Kobogau, Lucky Moniaga, Djaitov Tigor, Chrismanto Eka Prastio, Rian Reza, Dwi Yabes, Didi Murs, Mahmud Jabrik, hingga Joko Nugroho.

​Cuplikan trailer dan poster resmi Bapakmu Kiper kini sudah dapat disaksikan secara publik melalui saluran resmi Entelekey Sinema Indonesia sebelum resmi meluncur di layar lebar pada awal September mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.