Apa Saja Makanan Paling Praktis yang Bisa Dibawa Saat Naik Gunung

AKURAT.CO Naik gunung bukan hanya soal fisik yang kuat, tetapi juga persiapan logistik yang tepat, terutama dalam hal makanan.
Pemilihan makanan yang praktis, tahan lama, dan bergizi sangat penting agar stamina tetap terjaga selama perjalanan.
Makanan yang baik untuk pendakian sebaiknya mudah dibawa, tidak cepat basi, dan mampu memenuhi kebutuhan energi harian.
Ketersediaan makanan yang sesuai tidak hanya membantu menjaga tenaga, tetapi juga memberi kenyamanan psikologis saat menghadapi medan pendakian yang berat.
Itulah mengapa perencanaan makanan menjadi bagian penting dari persiapan sebelum naik gunung.
Baca Juga: Viral Penampakan saat Naik Gunung, Warganet: Maaf Itu Saya
Makanan Instan untuk Energi Cepat
Makanan instan sering menjadi pilihan utama para pendaki karena penyajiannya sederhana.
Mi instan, oatmeal, bubur instan, hingga nasi instan dapat dikonsumsi hanya dengan tambahan air panas. Jenis makanan ini praktis, ringan dibawa, dan mampu memberi energi cepat saat tubuh mulai lelah.
Makanan Ringan yang Tahan Lama
Snack tahan lama juga penting untuk menunjang kebutuhan energi di perjalanan. Biskuit, roti gandum, granola bar, atau crackers dapat menjadi sumber karbohidrat cepat. Buah kering seperti kismis, kurma, atau aprikot kering kaya akan vitamin dan serat, sehingga cocok sebagai camilan sehat.
Kacang-kacangan, cokelat batang, hingga permen juga bisa dipilih untuk menambah stamina. Variasi camilan ini membuat pendaki tetap bertenaga tanpa harus menyiapkan makanan berat.
Baca Juga: 4 Tips Menikmati Oatmeal Untuk Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Lauk dan Minuman Praktis
Selain makanan instan dan ringan, lauk praktis juga bisa dibawa untuk melengkapi kebutuhan gizi. Sarden kaleng, abon, dendeng, atau kornet menjadi pilihan populer karena awet dan mudah disajikan.
Telur rebus juga cocok dijadikan bekal karena tahan lama jika disimpan dengan baik. Untuk minuman, teh, kopi, atau susu bubuk sachet dapat memberi kehangatan di tengah dinginnya udara gunung sekaligus menambah semangat.
Nora Niswatun Choirina (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







