Akurat Logo

Aloha PIK 2 Targetkan 1,4 Juta Pengunjung pada 2026, SPKLU Jadi Daya Tarik Baru

Saeful Anwar | 9 Mei 2026, 11:59 WIB
Aloha PIK 2 Targetkan 1,4 Juta Pengunjung pada 2026, SPKLU Jadi Daya Tarik Baru
Aloha PIK 2.

AKURAT.CO Kawasan wisata dan kuliner Aloha PIK 2 menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 1,4 juta wisatawan sepanjang 2026. Target tersebut mencakup wisatawan lokal dan mancanegara.

Kehadiran fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dinilai menjadi salah satu daya tarik baru untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Operation Deputy Division Head Commercial Retail 2 Agung Sedayu Group, Ang Fu Shen, mengatakan, Aloha PIK 2 tidak hanya menawarkan konsep wisata kuliner, tetapi juga menghadirkan fasilitas penunjang yang semakin lengkap bagi pengunjung.

“Bukan hanya kuliner, ini juga memiliki fasilitas dengan pemandangan yang bagus. Jadi sambil mengecas kendaraan listrik, pengunjung bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada di Aloha,” ujar Ang Fu Shen, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, kehadiran SPKLU membuat kawasan Aloha PIK 2 semakin lengkap sebagai destinasi lifestyle dan wisata modern yang terintegrasi dengan kebutuhan kendaraan listrik.

“Dengan adanya tambahan SPKLU, fasilitas di Aloha jadi semakin lengkap,” katanya.

Ia mengungkapkan pihaknya juga membuka peluang penambahan SPKLU di kawasan PIK 2 seiring meningkatnya kebutuhan pengguna kendaraan listrik dan berkembangnya ekosistem EV di kawasan tersebut.

Peresmian SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2.

Baca Juga: Prabowo Ajak ASEAN Perkuat Dialog Damai di Tengah Ketidakpastian Global

“Ada kemungkinan penambahan lagi. Seperti yang sudah disampaikan, jarak antar-SPKLU nantinya sekitar 2 sampai 3 kilometer sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik,” jelasnya.

Ang Fu Shen optimistis target kunjungan tahun ini dapat tercapai seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap destinasi wisata terpadu yang menghadirkan pengalaman berbeda.

“Mudah-mudahan target pengunjung bisa tercapai tahun ini, sekitar 1,4 juta pengunjung,” ujarnya.

Ia menambahkan, target tersebut berasal dari kombinasi wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke kawasan Aloha PIK 2.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menghadirkan SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2 sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Banten.

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis PLN dalam menyediakan layanan pengisian daya yang lebih cepat, terpusat, dan terintegrasi dengan aktivitas masyarakat di ruang publik.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto, mengatakan, SPKLU Center di Aloha PIK 2 menjadi SPKLU pertama milik PLN di Banten dengan konsep terpusat yang menghadirkan layanan Ultra Fast Charging.

“Melalui SPKLU Center ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pengisian daya yang cepat, mudah, dan nyaman seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik,” ujar Adi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Kapal Pesiar Mewah Jadi Pusat Penyebaran Virus Mematikan, AS Tetapkan Wabah Hantavirus Status Darurat Level 3

Menurutnya, pengembangan SPKLU di lokasi strategis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

“Kehadiran SPKLU Center di kawasan lifestyle seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa pengisian daya kini bukan lagi kendala, tetapi sudah menjadi bagian dari pengalaman dan gaya hidup masyarakat modern,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.