Kalender Jawa 21 Agustus 2025: Kamis Kliwon, Lakuning Banyu dan Wuku Kulawu

AKURAT.CO Kalender Jawa masih menjadi pedoman penting bagi sebagian masyarakat, terutama dalam menentukan hari baik, membaca watak seseorang, hingga memahami makna pasaran dan weton.
Hari ini, Kamis 21 Agustus 2025, dalam penanggalan Jawa bertepatan dengan 26 Sapar 1959, masuk dalam Tahun Dal, Windu Sancaya, serta Wuku Kulawu.
Weton pada hari ini adalah Kamis Kliwon, yang dipercaya membawa energi tertentu dalam kehidupan seseorang maupun kegiatan adat.
Weton Kamis Kliwon
Kamis Kliwon memiliki neptu 16, hasil penjumlahan dari hari Kamis (8) dan pasaran Kliwon (8).
Orang yang lahir pada weton ini biasanya dikenal luwes dalam bersikap, dihormati banyak orang, dan memiliki hubungan yang baik dengan keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Mereka juga cenderung disukai karena pembawaannya yang tenang, namun tetap mampu menempatkan diri dengan bijak dalam berbagai situasi.
Pangarasan: Lakuning Banyu
Pangarasan dari weton Kamis Kliwon adalah Lakuning Banyu. Artinya, pemilik weton ini memiliki sifat tenang seperti air yang mengalir, mampu menyesuaikan diri dengan keadaan, serta pandai merencanakan langkah hidupnya.
Mereka juga tahu di mana harus mencari rezeki dan cenderung bijak dalam mengambil keputusan.
Pancasuda: Bumi Kapetak
Dari sisi Pancasuda, Kamis Kliwon berada dalam kategori Bumi Kapetak. Ciri utamanya:
- Pekerja keras dan mampu bertahan menghadapi cobaan.
- Menyukai keteraturan, kebersihan, dan kerapian.
- Memiliki kelemahan berupa sifat pendendam.
- Kebaikan hatinya sering tidak terlihat orang lain, sehingga kadang disalahpahami.
Baca Juga: Kalender Jawa Hari Ini, 19 Agustus: Cek Watak Weton Selasa Pon, Neptu, dan Wuku Wayang
Wuku Kulawu
Tanggal 21 Agustus 2025 juga berada dalam Wuku Kulawu. Wuku ini berada di bawah lambang dewa Bathara Sadana yang menggambarkan pribadi yang kuat, teguh, dan penuh keberuntungan.
Sifat-sifat dalam wuku ini antara lain:
- Pandai dan bijaksana, namun ada kecenderungan gelap hati.
- Senang pamer dan dermawan, meski terkadang kurang ikhlas.
- Boros, cepat menghabiskan apa yang dimiliki, namun tetap rela berkorban tanpa pamrih.
- Dalam asmara, sosoknya setia dan mampu menjalin hubungan yang awet.
Namun, ada pula tanda bahaya pada wuku ini, yaitu risiko digigit ular serta pantangan bepergian jauh ke arah utara selama tujuh hari.
Kamis Kliwon Wuku Kulawu
Hari Kamis Kliwon yang jatuh di Wuku Kulawu dipercaya sebagai hari yang kurang baik untuk perjalanan jauh, karena dikhawatirkan menghadapi hambatan dari musuh.
Akan tetapi, hari ini dianggap baik untuk menyimpan padi di lumbung, sebuah simbol kelimpahan dan keberkahan rezeki.
Itulah penjelasan mengenai kalender Jawa Kamis Kliwon 21 Agustus 2025 lengkap dengan weton, pangarasan, pancasuda, hingga wuku yang menaunginya.
Baca Juga: Kalender Jawa Hari ini, 18 Agustus 2025: Cek Weton Senin Pahing dan Hari Keberuntungan
Bagi masyarakat Jawa, makna-makna ini tetap relevan sebagai pedoman hidup sekaligus warisan budaya yang masih terjaga hingga kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







