VIO Optical Clinic Buka Cabang Baru di PIK, Fokus pada Terapi Mata Minus Anak

AKURAT.CO VIO Optical Clinic membuka cabang ke-13 di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Upaya ini menegaskan peran mereka dalam menyediakan layanan kesehatan mata, khususnya vision therapy dan pengendalian myopia anak.
"Pantai Indah Kapuk dipilih karena merupakan kawasan dengan pertumbuhan komunitas modern," ujar Andri Agus Syah selaku Founder & Chief Doctor VIO Optical Clinic, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (23/9/2025).
Menurut data internal VIO, lebih dari 60 persen pasien anak usia sekolah yang datang ke klinik menunjukkan tanda kenaikan myopia. Angka tersebut terus bertambah selama lima tahun terakhir.
"Indonesia sedang menghadapi epidemi myopia. Diperkirakan 1 dari 3 anak akan mengalami myopia di usia sekolah," tambah Andri.
Cabang baru ini menghadirkan layanan unggulan, salah satunya lensa MiYOSMART dari HOYA. Lensa ini telah terbukti secara klinis mampu menahan pertumbuhan myopia pada anak hingga 60 persen.
Selain itu, tersedia juga terapi Ortho-K, yaitu penggunaan lensa kontak khusus saat tidur malam. Lensa ini bekerja membentuk ulang kornea, sehingga anak dapat melihat jelas di siang hari tanpa kacamata maupun softlens.
Seluruh layanan di VIO didampingi tenaga profesional berpengalaman di bidang kesehatan mata. Pendekatan ini diharapkan membantu anak-anak mengoreksi penglihatan sekaligus mencegah perkembangan myopia.
Managing Director HOYA Lens Indonesia, Dodi Rukminto, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi ini. "Kami bangga bermitra dengan VIO Optical Clinic untuk menghadirkan MiYOSMART kepada lebih banyak anak di Indonesia," pungkasnya.
Sebagai rangkaian pembukaan, VIO menggelar acara bertajuk Tropicool Vision Day di Remy's Bistro, PIK. Kegiatan tersebut mencakup edukasi seputar manajemen myopia, bahaya sinar UV bagi mata, pemeriksaan mata gratis, serta fun games untuk pengunjung.
Acara ini juga menjadi ajang sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini. Pihak klinik menegaskan bahwa pencegahan lebih utama dibanding sekadar koreksi penglihatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






