Pra Penjualan PANI Melonjak 112 Persen, PIK2 Kian Kokoh sebagai Kawasan Hunian dan Bisnis

AKURAT.CO PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatat kinerja positif pada awal 2026 dengan raihan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp987 miliar pada kuartal I.
Capaian tersebut melonjak 112 persen secara tahunan dan menjadi sinyal awal yang kuat bagi kinerja perseroan sepanjang tahun ini.
Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap produk properti di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), di tengah tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik.
Manajemen PANI menilai strategi penjualan yang diterapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan serta memperkuat daya tarik kawasan.
Segmen residensial masih menjadi kontributor utama terhadap marketing sales pada tiga bulan pertama 2026.
Permintaan hunian premium di PIK2 tetap solid, ditopang oleh sejumlah proyek unggulan seperti Pasir Putih Residence, Rumah Milenial, Permata Hijau Residence, Padma, Pantai Bukit Villa, dan Bukit Nirmala.
Di luar segmen hunian, perseroan juga mencatat pertumbuhan dari penjualan kaveling tanah komersial.
Tingginya permintaan terhadap area komersial strategis, khususnya di kawasan CBD PIK2, turut menopang kinerja perusahaan.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, mengatakan capaian pada kuartal I ini menunjukkan pengembangan PIK2 berada di jalur yang tepat.
“Pencapaian marketing sales pada awal tahun ini mencerminkan apresiasi pasar yang tetap tinggi terhadap kualitas produk dan pengembangan kawasan PIK2,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga: Solusi Nutrisi untuk Susah Gemuk, Susu Flyon Kian Diminati di Indonesia
Ia menambahkan, PIK2 terus berkembang sebagai kawasan terpadu yang memiliki daya tarik kuat bagi penghuni, pelaku usaha, maupun investor.
Menurutnya, pengembangan kawasan berskala besar membutuhkan visi jangka panjang, disiplin dalam eksekusi, serta dukungan infrastruktur yang memadai.
Ke depan, PANI melihat dua faktor utama yang akan semakin memperkuat prospek PIK2. Pertama, beroperasinya NICE sebagai salah satu pusat MICE terbesar di Indonesia.
Kedua, peningkatan konektivitas melalui Tol KATARAJA yang membuka akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan pusat Jakarta.
“Dengan cadangan lahan yang luas, konektivitas kawasan yang semakin kuat melalui Tol KATARAJA, serta beroperasinya NICE sebagai fasilitas MICE berskala internasional, kami optimistis PIK2 akan terus tumbuh,” kata Sugianto.
Saat ini, PANI memiliki cadangan lahan sekitar 1.825 hektare, yang dinilai memberikan ruang besar bagi pengembangan lanjutan PIK2 sebagai kota pesisir modern yang terintegrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








