Akurat Logo

ASG Dukung Festival Tabuh Bedug ke-35 Teluknaga, Tradisi Pesisir yang Didorong Jadi Event Nasional

Saeful Anwar | 2 Juni 2026, 16:24 WIB
ASG Dukung Festival Tabuh Bedug ke-35 Teluknaga, Tradisi Pesisir yang Didorong Jadi Event Nasional
Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat pada Sabtu (30/5/2026) malam.

AKURAT.CO Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Warga memadati Alun-alun Kecamatan Teluknaga untuk menyaksikan salah satu tradisi budaya tahunan yang telah menjadi identitas masyarakat pesisir utara Tangerang.

Penyelenggaraan festival tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Agung Sedayu Group (ASG).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan tradisi budaya lokal sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Festival semakin semarak dengan kehadiran Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai desa di Kecamatan Teluknaga.

Gubernur Banten Andra Soni mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti festival yang telah memasuki tahun ke-35 tersebut.

Baca Juga: BPDP Buka Beasiswa SDM Sawit 2026, Kuota Naik Jadi 5.000 Penerima

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya sangat bangga dan merasa terhormat bisa hadir bersama masyarakat Teluknaga. Hari ini masyarakat tumpah ruah mengikuti Festival Tabuh Bedug ke-35,” ujar Andra Soni.

Ia menilai Festival Tabuh Bedug memiliki nilai budaya yang kuat dan layak didorong menjadi agenda budaya berskala lebih besar.

“Ini keren dan luar biasa. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut dan ke depan dapat masuk menjadi event tingkat nasional,” katanya.

Senada dengan itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyebut Festival Tabuh Bedug sebagai warisan budaya yang terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

“Festival Tabuh Bedug Kecamatan Teluknaga menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang. Ini merupakan warisan budaya yang terus dilestarikan dan dilaksanakan setiap tahun,” ujar Maesyal.

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol pelestarian budaya, kekompakan, dan semangat gotong royong warga.

“Ini bukan hanya kebanggaan masyarakat Teluknaga dan Kabupaten Tangerang, tetapi juga wujud nyata pelestarian budaya serta semangat kebersamaan untuk kemajuan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Teluknaga Kurnia mengatakan Festival Tabuh Bedug telah berkembang menjadi ikon budaya daerah yang selalu dinantikan masyarakat.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan tahun ini diawali dengan karnaval budaya yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Teluknaga.

“Karnaval budaya yang digelar siang hari diikuti peserta dari 13 desa. Tercatat sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan 200 kendaraan roda empat turut meramaikan kegiatan tersebut,” kata Kurnia.

Baca Juga: Selandia Baru Ikuti Australia dan Uni Eropa, Sanksi Pemukim Israel di Tepi Barat

Pada malam puncak, sebanyak 16 kelompok peserta tampil dalam kompetisi tabuh bedug dengan menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kemampuan terbaik mereka di hadapan ribuan penonton.

Kehadiran ASG sebagai salah satu pendukung kegiatan dinilai turut memperkuat keberlanjutan festival budaya yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi tradisi lokal di tengah perkembangan zaman.

Festival Tabuh Bedug Teluknaga kembali membuktikan bahwa tradisi lokal memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Dari Teluknaga, dentuman bedug tak hanya menghadirkan semarak budaya, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan identitas masyarakat pesisir yang terus terjaga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.