Akurat Logo

Pertamax Naik dan Biaya Hidup Meningkat? Ini Strategi Keuangan yang Bisa Dilakukan

Putri Chandra | 10 Juni 2026, 12:50 WIB
Pertamax Naik dan Biaya Hidup Meningkat? Ini Strategi Keuangan yang Bisa Dilakukan
Ilustrasi, strategi keuangan saat biaya hidup meningkat. (OpenAI)

AKURAT.CO Kenaikan harga Pertamax sering kali berdampak langsung pada pengeluaran harian masyarakat.

Tidak hanya biaya transportasi yang meningkat, harga berbagai kebutuhan pokok juga berpotensi ikut naik karena biaya distribusi yang lebih tinggi.

Dalam situasi seperti ini, memiliki strategi keuangan yang tepat menjadi kunci untuk menjaga kondisi finansial tetap sehat.

Dengan pengelolaan anggaran yang lebih bijak, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengorbankan tujuan keuangan jangka panjang.

Baca Juga: Pemerintah Perlu Lakukan 4 Hal ini Agar Penguatan Rupiah dan IHSG Tak Cuma Sementara


Strategi Keuangan Saat Biaya Hidup Meningkat 

1. Evaluasi Pengeluaran Bulanan

Langkah pertama adalah mengecek kembali seluruh pengeluaran bulanan. Catat kebutuhan yang benar-benar penting seperti makan, transportasi, tagihan, dan pendidikan. 

Setelah itu, lihat pengeluaran yang bisa dikurangi, seperti jajan berlebihan, langganan yang jarang digunakan, atau belanja impulsif.

2. Buat Anggaran Transportasi yang Baru

Karena harga BBM naik, biaya transportasi juga ikut bertambah. Sesuaikan anggaran bulanan agar tidak mengganggu kebutuhan lain. 

Dengan mengetahui berapa tambahan biaya yang dibutuhkan, keuangan akan lebih terkontrol.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik? Ini 10 Cara Hemat BBM yang Wajib Dicoba Pengendara

3. Kurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi Jika Memungkinkan

Cobalah menggabungkan beberapa keperluan dalam satu perjalanan agar lebih hemat BBM. 

Jika memungkinkan, gunakan transportasi umum, berbagi kendaraan dengan teman atau keluarga, atau bekerja dari rumah ketika ada kesempatan.

4. Siapkan Dana Darurat

Kenaikan biaya hidup bisa terjadi kapan saja. Karena itu, memiliki dana darurat menjadi semakin penting. 

Dana ini dapat membantu saat terjadi pengeluaran tak terduga tanpa harus berutang.

5. Prioritaskan Kebutuhan Dibanding Keinginan

Saat harga berbagai kebutuhan meningkat, penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. 

Fokuslah pada pengeluaran yang benar-benar penting agar kondisi keuangan tetap stabil.

6. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika pengeluaran terus bertambah, mempertimbangkan penghasilan tambahan bisa menjadi solusi. 

Misalnya melalui pekerjaan sampingan, usaha kecil, freelance, atau memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk menghasilkan uang tambahan.

7. Belanja Lebih Cermat

Manfaatkan promo, diskon, cashback, atau beli kebutuhan dalam jumlah yang sesuai kebutuhan. 

Kebiasaan belanja yang lebih bijak dapat membantu mengurangi dampak kenaikan biaya hidup.

8. Hindari Menambah Utang Konsumtif

Saat kondisi ekonomi terasa lebih berat, sebaiknya hindari mengambil utang untuk kebutuhan yang tidak mendesak. 

Prioritaskan pelunasan kewajiban yang sudah ada agar kondisi keuangan tetap sehat.

9. Mulai Menabung dan Berinvestasi Secara Konsisten

Meski nominalnya kecil, menyisihkan uang secara rutin tetap penting. Menabung dan berinvestasi dapat membantu menjaga nilai uang dalam jangka panjang sekaligus mempersiapkan kebutuhan masa depan.

10. Tingkatkan Literasi Keuangan

Memahami cara mengatur uang, membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi dapat membantu menghadapi kenaikan biaya hidup dengan terencana.

Intinya, saat harga Pertamax dan biaya hidup meningkat, kuncinya bukan hanya mengurangi pengeluaran, tetapi juga mengelola keuangan dengan lebih cerdas. 

Dengan perencanaan yang baik, kondisi keuangan tetap bisa terjaga meski harga kebutuhan sehari-hari terus naik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.