IDD PIK 2 Perkuat Ekosistem Desain, Bidik Arsitek dan Desainer ASEAN Lewat Berbagai Pameran

AKURAT.CO Indonesia Design District (IDD) PIK 2 terus memperkuat posisinya sebagai pusat ekosistem desain dan arsitektur di Indonesia.
Melalui berbagai pameran dan kegiatan kreatif, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat furnitur dan material bangunan, tetapi juga ruang kolaborasi bagi para arsitek dan desainer.
Deputy Dept Head Leasing & Casual Leasing IDD PIK 2, Andrian Gunawan, mengatakan, pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan berbagai kegiatan desain dan arsitektur, termasuk peluncuran buku dan pameran WBook: Life is Patternyang digelar di Townhall IDD.
“Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang mengundang para desainer dan arsitek. Karena kami membangun sebuah ekosistem, di mana IDD tidak hanya menyediakan kebutuhan furnitur dan material, tetapi juga menjadi tempat para arsitek berkumpul, berkreasi, dan menghadirkan inovasi,” ujar Andrian.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar di IDD bertujuan menarik kehadiran kalangan profesional, khususnya arsitek dan desainer interior, yang selama ini menjadi bagian penting dalam industri desain dan konstruksi.
Andrian menjelaskan sebagian besar tenant di IDD bergerak pada sektor yang mengandalkan proyek-proyek komersial, seperti hotel, vila, hingga pembangunan properti lainnya.
Karena itu, kehadiran arsitek dan desainer menjadi faktor strategis bagi pertumbuhan bisnis para tenant.
Baca Juga: Gratis di PIK 2, Pameran WBook: Life is Pattern Ajak Publik Menjelajah Instalasi Arsitektur Imersif
“Kami ingin para arsitek maupun desainer mengetahui keberadaan IDD. Mayoritas tenant di sini mengandalkan proyek sales, sehingga keterlibatan para profesional sangat penting,” katanya.
Saat ini, IDD PIK 2 telah mencapai tingkat hunian penuh atau full occupancy dengan lebih dari 200 brand yang tergabung dalam berbagai tenant.
“Total saat ini ada lebih dari 200 brand. Ada tenant yang membawa empat hingga lima brand sekaligus dan seluruh area yang tersedia sudah terisi,” ungkapnya.
Seiring meningkatnya minat pelaku industri, IDD juga tengah menyiapkan ekspansi melalui pengembangan IDD 2 yang diproyeksikan menambah sekitar 20 tenant baru atau setara lebih dari 60 brand tambahan.
Tak hanya menyasar pasar domestik, IDD juga mulai memperluas jangkauan ke tingkat internasional.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan desainer dan pelaku industri desain global melalui Indonesia Design Week 2026 yang akan berlangsung pada September mendatang.
“Tahun ini kami akan mengundang Salone Satellite dari Milan. Harapannya, tidak hanya mengundang arsitek dan desainer dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara ASEAN,” kata Andrian.
Menurutnya, Indonesia Design Week menjadi agenda tahunan yang mempertemukan pemilik tenant, arsitek, desainer, hingga pelaku industri kreatif untuk berkolaborasi melalui instalasi, pameran, diskusi, dan berbagai program lainnya.
“Fokus kami tahun ini adalah Indonesia Design Week. Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi yang lebih besar bagi seluruh pelaku industri desain,” ujarnya.
Dengan berbagai program tersebut, IDD berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi utama desain, arsitektur, dan industri kreatif di Indonesia sekaligus memperluas jejaring hingga tingkat regional.
Baca Juga: Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Pramono: Cukup Modal KTP Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









