Akurat Logo

Cara Mencuci Kaos Jersey Bola agar Tidak Melar dan Tetap Awet

Redaksi Akurat | 8 Agustus 2026, 20:59 WIB
Cara Mencuci Kaos Jersey Bola agar Tidak Melar dan Tetap Awet
Kaos Jersey

AKURAT.CO Kaos jersey sepak bola adalah pilihan utama bagi penggemar olahraga, karena perlu untuk nyaman dan tahan lama.

Bahan jersey terbuat dari serat sintetis seperti polyester dan memiliki detail sablon yang membutuhkan cara pencucian yang benar untuk mencegah pelarisan, penghilangan warna, dan pengelupasan sablon.

Penting untuk mengetahui cara mencuci jersey sepak bola dengan benar agar tetap tahan lama dan terlihat baru.

Baca Juga: Pilihan Argentina Mengenakan Jersey Biru Tua saat Mengalahkan Inggris Terkait Takhayul?

Mengapa Jersey Sepak Bola Membutuhkan Perawatan Khusus?

Jersey sepak bola terbuat dari bahan dry-fit atau polyester yang ringan dan elastis, tetapi dapat melar dengan mudah jika dicuci dengan cara yang salah.

Di samping itu, sablon dan logo pada jersey juga bisa rusak jika terkena gesekan yang terlalu kuat atau suhu yang tinggi.

Kesalahan dalam mencuci dan mengeringkan jersey bisa mengurangi tampilan dan kenyamanan saat dipakai.

Apa Saja Langkah-Langkah untuk Mencuci Jersey dengan Benar?

Cek Label Perawatan

Setiap jersey memiliki label yang berisi petunjuk perawatan yang harus diikuti. Label tersebut memberikan informasi mengenai suhu air maksimum, jenis deterjen yang sesuai, dan cara pengeringan yang disarankan. Mengikuti semua instruksi ini dapat membantu mencegah kerusakan pada jersey.

Pisahkan Jersey dari Baju Lain

Sebelum mencuci, penting untuk memisahkan jersey dari pakaian yang berbahan kasar seperti jeans atau handuk. Pakaian kasar dapat menyebabkan gesekan yang merusak sablon dan serat jersey. Jangan lupa juga untuk memisahkan berdasarkan warna untuk mencegah transfer warna.

Balik Jersey Terlebih Dahulu

Balik jersey sehingga bagian dalam berada di luar untuk melindungi sablon, nomor punggung, dan logo dari gesekan saat dicuci. Cara ini dapat mengurangi kerusakan visual dan memperpanjang umur desain jersey.

Gunakan Air Dingin dan Deterjen Ringan

Rendam atau cuci jersey hanya menggunakan air dingin atau suhu normal. Air panas dapat menyusutkan serat kain dan memudarkan warna. Pilihan deterjen cair dengan formula ringan lebih baik, hindari pemutih dan deterjen bubuk yang dapat meninggalkan residu.

Mencuci dengan Tangan Lebih Baik

Mencuci jersey dengan tangan dianggap lebih aman karena Anda memiliki kontrol lebih baik saat menggosok. Sebaiknya jangan mengucek atau menyikat jersey karena bisa merusak serat dan sablon. Jika Anda menggunakan mesin cuci, pilihlah mode pencucian lembut dengan putaran mesin minimal dan waktu singkat.

Bilas dengan Air Bersih

Pastikan tidak ada sisa deterjen yang tertinggal, karena residu dapat membuat kain terasa kaku dan menjengkelkan kulit. Bilas jersey beberapa kali dengan air bersih dan hindari memeras dengan keras.

Jemur Jersey di Tempat yang Sejuk dan Berangin

Paparan sinar matahari langsung dapat memudarkan warna serta merusak sablon. Jemur jersey di area yang sejuk dan terbuka agar cepat kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Jangan gantung jersey dengan hanger tipis yang bisa membuat bahu jersey melar, lebih baik menggunakan hanger lebar atau menjemur secara horizontal jika memungkinkan.

Hindari Mesin Pengering dan Setrika Panas

Suhu tinggi dari mesin pengering dan setrika dapat merusak serat dan sablon jersey. Jika Anda harus menyetrika, gunakan suhu rendah dan letakkan kain tipis sebagai pelindung agar sablon tidak terkena langsung.

Baca Juga: Antusias, Jordi Amat Tak Sabar Gunakan Jersey Baru Timnas Indonesia

Apa Saja Risiko Jika Jersey Tidak Dirawat dengan Baik?

Kesalahan umum dalam merawat jersey, seperti mencuci dengan pengaturan putaran tinggi, menggunakan air panas, atau memilih deterjen yang salah, dapat menyebabkan jersey cepat melar, cetakan pada jersey retak dan mengelupas, serta warna yang cepat pudar.

Jersey yang mengalami kerusakan tentunya akan mengurangi kenyamanan dan penampilan saat digunakan, terutama untuk jersey yang asli dan memiliki nilai tinggi.

Cara Merawat Jersey Agar Awet

Setelah digunakan, jangan menumpuk jersey yang basah dengan pakaian lain. Segera cuci atau gantung agar tidak bau dan kusut.

Simpan jersey dengan cara digantung rapi menggunakan hanger lebar agar bentuk bahu tetap terjaga.

Pilih deterjen yang ramah untuk bahan sintetis dan hindari bahan kimia yang keras.

Bersihkan noda dengan segera untuk mencegah agar tidak menempel terlalu lama dan merusak kain.

Perawatan jersey bola agar tidak melar dan awet membutuhkan perhatian khusus dari proses pencucian, pemilihan deterjen, hingga pengeringan.

Periksa label perawatannya, pisahkan dari pakaian lain, gunakan air dingin serta deterjen lembut, cuci dengan tangan jika memungkinkan, dan jemur di tempat yang teduh. Hindari penggunaan mesin pengering serta setrika panas.

Dengan perawatan yang tepat, jersey kesayangan akan tetap nyaman dan terlihat seperti baru meski sering dipakai.

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R