4 Fenomena Astronomi September 2026, Ada Venus Paling Terang hingga Bulan Purnama

AKURAT.CO Inilah sejumlah fenomena astronomi September 2026 yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.
Mulai dari fase Bulan Baru yang membuat langit lebih gelap, Venus yang mencapai kecerahan maksimum, fenomena Ekuinoks, hingga Bulan Purnama yang akan berdampingan dengan Saturnus.
Berbagai fenomena langit tersebut dapat menjadi kesempatan menarik bagi masyarakat untuk mengamati keindahan benda-benda langit.
Lantas, apa saja fenomena astronomi September 2026 yang bisa diamati?
Baca Juga: Setahun Kinerja DPR: 16 RUU Jadi Undang-Undang, Lebih dari Seribu Rapat Digelar
1. Bulan Baru (11–12 September 2026)
Bulan Baru terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Pada fase ini, bagian Bulan yang menghadap Bumi tidak mendapatkan cahaya Matahari secara langsung sehingga tampak sangat gelap dari Bumi.
Kondisi langit yang minim cahaya Bulan membuat malam menjadi lebih gelap. Situasi ini sangat cocok untuk mengamati berbagai objek luar angkasa yang biasanya sulit terlihat, seperti galaksi, nebula, hingga bagian pusat Galaksi Bima Sakti.
2. Venus Mencapai Kecerahan Maksimum (18 September 2026)
Venus diperkirakan mencapai tingkat kecerahan maksimum pada 18 September 2026. Pada saat tersebut, Venus dapat mencapai magnitudo sekitar -4,8 sehingga menjadi salah satu objek paling terang di langit setelah Matahari dan Bulan.
Venus juga termasuk planet yang relatif mudah ditemukan tanpa bantuan teleskop. Planet ini akan tampak di langit barat tidak lama setelah Matahari terbenam.
Baca Juga: Audi Marissa dan Anthony Xie Segera Jalani Sidang Cerai, Mediasi Jadi Agenda Awal!
3. Ekuinoks (22 September 2026)
Ekuinoks merupakan fenomena astronomi ketika posisi semu Matahari berada tepat di sekitar garis Khatulistiwa. Peristiwa ini membuat durasi siang dan malam di berbagai wilayah Bumi menjadi relatif hampir sama.
Ekuinoks September juga menjadi penanda pergantian musim. Di belahan Bumi Utara, fenomena ini menandai awal musim gugur, sedangkan di belahan Bumi Selatan menjadi awal musim semi.
4. Bulan Purnama (26 September 2026)
Bulan Purnama pada 26 September 2026 akan membuat Bulan tampak penuh dan terang sepanjang malam. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah ketika Bulan baru terbit di ufuk timur atau menjelang terbenam di ufuk barat.
Pada posisi rendah di dekat cakrawala, Bulan terkadang terlihat lebih besar dan berwarna kekuningan, oranye, bahkan kemerahan. Efek tersebut dikenal sebagai ilusi Bulan dan perubahan warna akibat kondisi atmosfer, bukan karena ukuran Bulan benar-benar berubah.
Pada malam yang sama, Bulan Purnama juga akan berada cukup dekat dengan Planet Saturnus. Keduanya dapat terlihat berdampingan di langit malam sehingga menjadi salah satu pemandangan menarik.
FAQ
1. Apa saja fenomena astronomi September 2026?
Ada beberapa fenomena astronomi menarik pada September 2026, di antaranya Bulan Baru pada 11–12 September, Venus mencapai kecerahan maksimum pada 18 September, Ekuinoks pada 22 September, dan Bulan Purnama pada 26 September.
2. Kapan Bulan Baru terjadi pada September 2026?
Bulan Baru diperkirakan terjadi pada 11–12 September 2026. Fase ini membuat langit malam menjadi lebih gelap karena cahaya Bulan hampir tidak terlihat dari Bumi.
3. Kapan Venus paling terang pada September 2026?
Venus diperkirakan mencapai kecerahan maksimum pada 18 September 2026. Planet tersebut dapat terlihat di langit barat setelah Matahari terbenam.
4. Apa itu fenomena Ekuinoks?
Ekuinoks adalah fenomena ketika posisi semu Matahari berada di sekitar garis Khatulistiwa. Kondisi ini membuat durasi siang dan malam di berbagai wilayah Bumi menjadi relatif hampir sama.
5. Kapan Bulan Purnama September 2026?
Bulan Purnama diperkirakan terjadi pada 26 September 2026. Pada malam tersebut, Bulan juga akan tampak berada cukup dekat dengan Saturnus di langit.
Kesimpulan
September 2026 menjadi bulan yang menarik bagi para penggemar astronomi karena menghadirkan sejumlah fenomena langit yang dapat diamati dari Bumi.
Bulan Baru menawarkan kondisi langit yang lebih gelap untuk mengamati objek luar angkasa, sementara Venus akan tampil sangat terang pada 18 September.
Selanjutnya, Ekuinoks pada 22 September menjadi penanda perubahan musim di belahan Bumi Utara dan Selatan. Pada akhir bulan, Bulan Purnama akan menghiasi langit dan tampak berdampingan dengan Saturnus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







