AKURAT.CO Polisi menghapus 2 DPO atas kasus pembunuhan Vina yang semulanya ada tiga DPO. Keluarga Vina melalui kakaknya, Marliana mengungkapkan keberatannya atas penghapusan tersebut.
Ketika mengetahui bahwa 2 DPO yang tersisa dihilangkan oleh Polda Jawa Barat, keluarga mengaku kaget.
"Keluarga sangat kaget mendengarnya," ujar Marliana di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (29/5/2024).
"Karena kan, di Pengadilan disebutkan 3 (DPO), sekarang berubah menjadi 1 (DPO). Kami sangat keberatan," tambahnya.
Marliana juga meminta pihak kepolisian yang menangani kasus adiknya itu untuk tak terburu-buru menghapus DPO.
"Kami se-keluarga meminta kepada kepolisian agar 2 DPO ini ditelusuri lagi, ditindaklanjuti," tegas Marliana.
Lebih lanjut, Hotman Paris selaku kuasa hukum keluarga Vina juga memertanyakan keputusan Polda Jawa Barat.
"Kok hasil persidangan berbulan-bulan, sudah ada putusan yang menyatakan ada 3 DPO, kok tiba-tiba kurang dari 2 minggu, tiba-tiba disebutkan itu fiktif yang dua DPO?" tegas Hotman.
"Itu yang membuat kita, keluarga maupun kuasa hukum, belum bisa terima," pungkasnya.
Sebagai informasi, kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi alias Vina Cirebon kembali viral belakangan ini karena film Vina: Sebelum 7 Hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








