Terungkap! Anggaran Fantastis di Balik Aksi Bersih-bersih Sungai ala Pandawara Group

AKURAT.CO Pandawara Group yang terkenal dengan aksi bersih-bersih sungainya yang viral di media sosial, ternyata menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk setiap kegiatannya.
Dalam video yang diunggahnya, Pandawara Group memberikan bocoran anggaran fantastis di balik aksi bersih-bersih sungai di wilayah Jawa Barat tersebut.
Pandawara Group mengungkapkan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk sekali aksi bersih-bersih sungai bisa mencapai Rp22 juta.
Jumlah yang cukup fantastis mengingat kegiatan ini dilakukan secara sukarela dan tanpa dukungan penuh dari pemerintah.
Selain itu, kelompok relawan tersebut juga menjelaskan bahwa uang tersebut digunakan untuk berbagai hal, seperti membayar upah tim.
"Setiap satu kali clean up, kami berikan upah Rp75.000 bersih untuk satu orangnya, di luar biaya makan yang biasanya kami keluarkan Rp20.000 per porsi untuk satu orang di setiap clean up," jelas Pandawara Group, dikutip Rabu (7/8/2024).
Mereka pun memberitahu bahwa total biaya untuk upah tim Pandawara berkisar Rp600-1,1 juta dan Rp160-300 ribu untuk biaya makannya.
Selain upah tim, terdapat pula biaya untuk kantong sampah yang digunakan untuk mengumpulkan sampah di sungai tersebut.
"Dan harga satu bal yang berisikan 500 pieces berharga Rp 500.000. Kurang lebih dalam satu bulan kami membeli 4-6 bal trashbag," kata Pandawara Group.
Pandawara juga harus mengeluarkan biaya untuk penghalang sampah yang totalnya bisa mencapai Rp12 juta. Namun, Harga tersebut bisa berkurang bergantung pada ukuran barrier yang digunakan di sungai tersebut.
Dalam pembersihan sungai, tim Pandawara juga menggunakan baju pelindung yang harganya sebesar Rp350 ribu untuk satu set.
Tim Pandawara membutuhkan baju sekitar 8-15 set untuk membantu aktivitas mereka dalam membersihkan sungai. Mereka juga mengungkapkan bahwa baju tersebut hanya bertahan 1-2 bulan saja setelah sering digunakan.
Untuk melindungi tangan relawan dari bahaya sampah yang tajam, kami menyediakan sarung tangan khusus.
Setiap paket yang berisi 50 pasang sarung tangan menghabiskan biaya Rp90.000.
Angka ini mungkin terkesan kecil, namun jika dikali dengan jumlah relawan dan frekuensi kegiatan, biaya operasional untuk sarung tangan saja sudah cukup signifikan.
Terakhir, Pandawara mengeluarkan biaya untuk mengangkut sampah-sampah tersebut yang membutuhkan dana sekitar Rp700.000 per angkut untuk membawanya ke tempat pembuangan.
Pandawara menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga titik sungai yang telah diadopsi oleh kelompok relawan tersebut. Mereka berencana untuk menambah titik sungai untuk dibersihkan sebanyak 10-15 titik sungai.
"Last but not least, semua itu hanya di satu titik sungai yang diadopsi. Hingga saat ini kami sudah mengadopsi tiga titik sungai di Kota Bandung. Dan dalam 6 bulan ke depan kami berusaha akan mencapai minimal 10-15 titik sungai yang bisa kita adopsi," pungkas Pandawara Group.
Baca Juga: Kronologi Kades Tolak Aksi Pandawara Group Bersihkan Pantai Loji
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







