Piala Dunia FIBA: Lebanon Akhirnya Raih Kemenangan Perdana

AKURAT.CO, Lebanon akhirnya mampu meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia FIBA 2023 usai menundukkan Pantai Gading dengan skor 94-84 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (31/08).
Dengan tiket Olimpiade 2024 Paris yang masih diperebutkan di zona Asia, Lebanon menempatkan diri mereka dalam persaingan saat membuka babak klasifikasi peringkat 17-32 dengan kemenangan.
Pantai Gading sebenarnya mampu mengatasi tekanan di kuarter keempat saat Lebanon hanya unggul dua angka. Namun, skor kembali berubah menjadi 83-78 ketika Amir Saoud melepaskan tembakan tiga angka untuk membawa Lebanon unggul delapan poin hingga akhirnya mampu memenangkan pertandingan.
Baca Juga: Piala Dunia FIBA: Latvia Tandai Debut Dengan Kalahkan Lebanon
"Saya tidak berpikir pertandingan yang kami mainkan sebelumnya mempengaruhi tim kami, karena kami mampu tampil kompak dan disiplin," kata Saoud sebagaimana dikutip dari laman resmi FIBA.
"Biasanya, ketika sebuah tim kalah lebih dari 20 poin, mereka mulai saling menyalahkan. Kami tetap kompak. Tugas saya sebagai pemain veteran adalah tetap fokus pada hal terpenting, disiplin, dan fokus pada pertandingan ini.
"Alhamdulillah kami mendapat kemenangan pertama kami di Piala Dunia. Pelatih kami adalah pelatih Lebanon pertama yang meraih kemenangan di Piala Dunia. Itu sangat berarti bagi semua orang di tim."
Saoud mampu tampil impresif sejak awal pertandingan dengan sumbangan 16 poin di babak pertama. Bahkan, guard berpengalaman itu menutup laga dengan catatan 29 poin, delapan assist dan lima rebound.
Baca Juga: Piala Dunia FIBA: Spanyol, Kanada, dan Latvia Ke Putaran Kedua
Selain Saoud, pemain Lebanon lainnya yang mampu tampil impresif adalah Omari Spellman dengan sumbangan 25 poin, enam rebound, lima assist, dan empat blok.
Di kubu Pantai Gading, hanya Jean-Philippe Dally yang mampu mencatatkan 20 poin lebih dengan sumbangan 21 poin dan empat rebound saat melantai selama 22,31 menit.
Selain itu, mereka adalah salah satu dari lima tim Afrika yang berhasil meraih satu kemenangan. Namun, di laga selanjutnya mereka sudah ditunggu lawan kuat lainnya, Prancis.
Pantai Gading sudah mengalami dua kekalahan beruntun, jadi hanya waktu yang bisa menjawab apakah mereka mampu memperbaiki kesalahan dalam situasi yang harus dimenangi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








