Akurat
Pemprov Sumsel

Australia Terbuka: Singkirkan Yastremska, Zheng Qinwen 'Angkat China' ke Final Lawan Sabalenka

Badri | 25 Januari 2024, 22:00 WIB
Australia Terbuka: Singkirkan Yastremska, Zheng Qinwen 'Angkat China' ke Final Lawan Sabalenka

AKURAT.CO, Petenis asal China, Zheng Qinwen, mencatatkan sejarah dengan meraih final Australia Terbuka untuk kali pertama dalam kariernya. Sekaligus final grand slam pertama bagi petenis berusia 21 tahun tersebut.

Prestasi ini ditorehkan Zhang Qinwen dalam pertarungan sesama underdog menghadapi petenis muda asal Ukraina, Dayana Yastremska, pada pertarungan semifinal Australia Terbuka 2024.

Bertanding di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Australia, Kamis (25/1), Qinwen Zheng menang dua set langsung dengan skor 6-4 dan 6-4 untuk memastikan tiket puncak Australia Terbuka tahun ini.

Baca Juga: Australia Terbuka: Djokovic dan Gauff ke Semifinal, Sabalenka Kalahkan Krejcikova

Pada pertandingan berdurasi satu jam 42 menit itu, Zheng sempat tertinggal 2-3 di set pertama sebelum berbalik unggul pada kedudukan 5-3.

Yastremska sempat berusaha mengejar pada skor 4-5 namun forehand Zheng Qinwen gagal dikembalikan lawan dengan sempurna. Set pertama menjadi milik Zheng dengan skor 6-4.

Kisah yang sama terulang di set kedua di mana Zheng menyamakan kedudukan untuk membalikkan keadaan pada skor 5-3 sebelum menang dengan skor 6-4. Ia menutup laga dengan servis tanpa gugup dan melaju ke final.

Di partai final yang akan digelar di tempat yang sama pada Sabtu (27/1) nanti, Zheng akan menghadapi juara bertahan asal Belarusia, Aryna Sabalenka. Adapun Sabalenka melaju ke partai terakhir selepas mengalahkan wakil Amerika Serikat, Coco Gauff.

Pertarungan dengan Coco Gauff di semifinal Australia Terbuka kali ini merupakan ulangan final Australia Terbuka tahun lalu. Ketika itu Sabalenka harus mengakui keunggulan Gauff yang meraih grand slam pertama.

Sabalenka mengalahkan Gauff melalui pertandingan dua set langsung dengan skor akhir 7(7)-6(2) dan 6-4. Pertarungan membutuhkan waktu satu jam 42 menit.

Jika Sabalenka menang di final, maka gelar Australia Terbuka tahun ini akan menjadi yang kedua baginya. Sebaliknya, jika Zheng menang, ia akan meraih grand slam pertama sekaligus petenis China kedua yang melakukannya.

Li Na adalah petenis pertama China yang menjuarai grand slam di Prancis Terbuka 2011 dan menjuarai Australia Terbuka tiga tahun kemudian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H