Akurat
Pemprov Sumsel

Berdarah-darah, Islam Makachev Pertahankan Gelar dengan Cekikan Kalahkan Dustin Poirier

Badri | 2 Juni 2024, 15:12 WIB
Berdarah-darah, Islam Makachev Pertahankan Gelar dengan Cekikan Kalahkan Dustin Poirier

AKURAT.CO, Petarung seni beladiri campuran (MMA) asal Rusia, Islam Makachev, mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan UFC dengan mengalahkan Dustin Poirier.

Menghadapi Dustin Poirier di New Jersey, Amerika Serikat, Sabtu (1/6), Islam Makachev menang melalui cekikan di ronde kelima yang merupakan ronde terakhir. Sukses ini adalah sukses ketiga Makachev mempertahankan gelarnya.

Petarungan berlangsung cukup brutal di mana skill tinju dan gulat tersaji dalam pertarungan antara Islam Makachev vs Dustin Poirier kali ini. Setidaknya hal tersebut tampak dari luka di wajah kedua petarung usai laga.

Baca Juga: UFC Pekan Ini: Hadapi Dustin Poirier, Mampukah Islam Makachev Lewati Rekor Khabib Nurmagomedov?

Di ronde kelima, momen kemenangan Makachev terjadi ketika petarung yang dimentori eks juara dunia UFC, Khabib Nurmagomedov, itu memegang kaki kiri Poirier yang sedang berusaha mencari celah untuk melepaskan tinjuan.

Poirier berusaha melepaskan diri namun ia dalam posisi tak diuntungkan ketika berada di lantai arena. Dalam situasi itu Makachev menggunakan tangannya untuk memaksa Poirier menyerah dengan posisi leher yang sulit untuk melepaskan diri.

“Saya kira Dustin melakukan permainan yang bagus, pelatihnya mengajarinya dengan sangat baik. Dia bertahan dari bantingan saya dengan sangat baik dan memberikan saya kesulitan,” kata Makachev usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.

“Dia adalah seorang juara dan legenda olahraga ini.”

Baca Juga: Pertahankan Gelar, Islam Makachev Siap Tarung Ulang Lawan Volkanovski

Kemenangan atas Poirier juga menjadikan catatan pertarungan Makachev menjadi 27 laga dengan 26 kemenangan dan sekali kalah. Makachev, 32 tahun, tak terkalahkan sejak ia harus menyerah KO pada 2015 atas Adriano Martins.

Sementara itu, Poirier menelan kekalahan kesembilan dalam 40 pertarungan resminya. Kekalahan atas Makachev juga membuat Poirier berpikir pensiun karena ia sudah melakukan pertarungan untuk gelar juara dunia tiga kali meski gagal menang.

“Saya tahu saya bisa berkompetisi dengan yang terbaik, tetapi jika saya bertarung lagi untuk apa?” kata Poirier. “Saya punya anak perempuan kecil yang saya sayangi. Sejujurnya, saya tidak tahu, saya kira (hidup saya) bisa jadi untuk dia.”

Adapun Makachev berencana naik dari kelas ringan ke kelas welter. Ambisinya kini adalah menjadi juara dunia di dua divisi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H