Akurat
Pemprov Sumsel

Olimpiade Paris: Julien Alfred Rebut Emas 100 Meter, Patahkan Dominasi 16 Tahun Jamaika

Badri | 4 Agustus 2024, 18:03 WIB
Olimpiade Paris: Julien Alfred Rebut Emas 100 Meter, Patahkan Dominasi 16 Tahun Jamaika

AKURAT.CO, Cabang atletik Olimpiade Paris 2024 sudah memainkan delapan final sampai Sabtu (4/8). Sejumlah nomor prestisius seperti lari 100 meter dan 10.000 meter sudah mendapatkan juaranya.

Yang menarik perhatian di atletik Olimpiade Paris sejauh ini adalah lari 100 meter putri yang dimenangi oleh atlet asal St Lucia, Julien Alfred. Atlet dari negara kecil di Karibia ini meraih medali emas dengan catatan waktu 10,72 detik.

Catatan itu unggul 0,05 detik dari andalan Amerika Serikat yang difavoritkan meraih emas di Olimpiade Paris, Sha’Carri Richardson, yang harus puas dengan medali perak.

Sementara medali perunggu juga direbut oleh pelari asal AS lainnya, Melissa Jefferson. Atlet ini mencatatkan waktu 10,92 detik.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Mundur, Sprinter Jamaika Elaine Thompson-Herah Lepas Peluang Pertahankan Gelar

Kemenangan Julien Alfred juga menandai berakhirnya dominasi pelari asal Jamaika di nomor jarak pendek putri yang tak tergoyahkan sejak Olimpiade Beijing 2008 atau sekitar 16 tahun.

Adapun wakil Jamaika di nomor 100 meter putri hanya terwakilkan oleh Tia Clayton yang menempati peringkat 11,04 detik. Pada saat yang sama, Jamaika tak diperkuat oleh juara olimpiade sebelumnya seperti Shelly-Ann Fraser dan Elaine Thompson.

Sementara itu, atlet asal Uganda, Joshua Cheptegei, meraih emas lari 10.000 meter putra. Cheptegei melintasi garis finish sebagai pelari pertama dengan catatan waktu 26 menit 43,14 detik.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Tersingkir di Babak Awal, Sprinter Lalu Zohri Akui Lawan Beda Level

Catatan ini juga merupakan rekor baru olimpiade yang sebelumnya dipegang oleh atlet asal Ethiopia, Kenenisa Bekele, di Olimpiade Beijing 2008. Ketika itu Bekele meraih catatan waktu 27 menit 1,17 detik.

Bagaimana dengan Indonesia?

Sayangnya, Indonesia dipastikan tak membawa apa-apa dari atletik karena satu-satunya wakil Merah Putih, Lalu Muhammad Zohri, tersingkir di putaran pertama nomor 100 meter putra.

Lalu Zohri mencatatkan waktu 10,26 detik yang menempatkan juara dunia junior 2018 itu di posisi ke-42 dari 71 pelari. Sementara catatan minimal untuk bisa lolos ke semifinal adalah 10,16 detik.

Catatan waktu 10,26 detik yang dicapai Zohri juga jauh dari target pribadinya, yakni minus sepuluh detik. Juga jauh dari catatan terbaiknya, yakni 10,13 detik yang dicapainya di Osaka, Jepang, pada 2019.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H