Olimpiade Paris: Terinspirasi Rizki dan Eko, Nurul Akmal Bakal Habis-habisan sebagai Wakil Terakhir

AKURAT.CO, Lifter Nurul Akmal akan menjadi wakil terakhir Indonesia yang akan berjuang meraih medali di Olimpiade Paris 2024. Nurul bersiap turun di cabang angkat besi kelas +81 kilogram putri.
Dijadwalkan bertanding di Paris Expo De Porter De Versailles, Paris, Prancis, Minggu (11/8), Nurul Akmal bakal bersaing dengan sebelas lifter terbaik lainnya di Olimpiade Paris.
Turun sebagai atlet ketiga Indonesia di cabang angkat besi Olimpiade Paris, Nurul Akmal bakal datang ke arena dengan kesan berbeda. Tak lain karena rekan sejawatnya, Rizki Juniansyah, sukses meraih emas dua hari lalu.
Baca Juga: Tampil untuk Kedua Kalinya di Olimpiade, Ini Target Nurul Akmal di Paris 2024
“Ya, Nurul sudah siap untuk memberikan penampilan terbaiknya,” kata Pelatih Tim Angkat Besi Indonesia, Muhammad Rusli, di Paris sebagaimana dipetik dari Antara, Sabtu (10/9).
“Intinya Nurul akan bertanding dengan sekuat tenaga dan berusaha semaksimal mungkin untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.”
Olimpiade Paris adalah olimpiade kedua bagi Nurul setelah debut di Tokyo 2020. Di Tokyo, atlet kelahiran Aceh Utara, 12 Februari 1993, ini menempati peringkat kelima dengan total angkatan 256 kilogram.
Jika melihat rekam jejak Nurul dan para pesaingnya, memang peluang medali di Olimpiade Paris cukup sulit. Nurul punya catatan terbaik 260 kilogram yang ditorehkannya di Kejuaraan Dunia 2019 di Pattaya, Thailand.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Lifter Nurul Akmal Genapkan Wakil Indonesia Jadi 10, Ketiga dari Angkat Besi
Adapun pesaing terberat di Olimpiade Paris adalah lifter asal China pemilik rekor dunia dan olimpiade, Li Wenwen. Atlet ini punya catatan 335 kilogram di rekor dunia dan 320 kilogram di rekor olimpiade yang dicatatkannya di Tokyo 2020.
Secara umum, angkat besi Indonesia mencetak sejarah fenomenal tahun ini di mana untuk kali pertama Merah Putih meraih emas. Emas pertama ini dipersembahkan oleh Rizki Juniansyah yang tampil di kelas 73 kilogram putra.
Sedangkan lifter veteran Eko Yuli Irawan mesti rela tanpa medali di partisipasi kelimanya di pesta olahraga terakbar dunia tahun ini. Eko tak meraih medali karena gagal di tiga angkat clean & jerk kelas 61 kilogram putra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








