Timnas Basket Indonesia U-18 Diminta Konsisten Lawan Selandia Baru Malam Ini

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Basket Indonesia U-18 Putra, Andri Ekayana, meminta pasukannya meningkatkan mental menjelang laga kedua FIBA U-18 Asia Cup 2024 melawan Selandia Baru, Selasa (3/9), pukul 20.30 WIB.
"Mental eksekusi harus lebih ditingkatkan, baik di-offense maupun defends. Kemudian juga konsistensi di lapangan harus menjadi perhatian," kata pelatih yang karib disapa Coach Yayan tersebut di Yordania, Selasa (3/9).
Evaluasi tersebut dilakukan Coach Yayan setelah timnya menderita kekalahan 48-75 atas Filipina di laga perdana Piala Asia FIBA U-18 yang berlangsung di Arena Complex Yordania, Senin (2/9) malam.
Baca Juga: Uji Coba Lawan Tim IBL, Timnas Basket U-18 Semain Siap Tampil di Piala Asia FIBA
Coach Yayan juga menyebut ada sedikit masalah dengan tingkat kebugaran pemain di pertandingan kontra Filipina. Pemain, katanya, masih merasakan lelah efek penundaan penerbangan sampai 12 jam.
"Kebugaran pemain sedikit terganggu karena adanya delay penerbangan selama 12 jam dalam perjalanan menuju Yordania. Sedikit berpengaruh tapi bukan jadi alasan kita untuk tidak menampilkan yang terbaik yang kita punya," ujarnya.
Perlawanan Indonesia sebenarnya sudah ditunjukkan sejak kuarter pertama. Kedua tim saling serang untuk mendapatkan poin. Indonesia bahkan hanya kalah setengah bola 14-15 dari Filipina di kuarter pembuka.
Sayang, di kuarter kedua perolehan poin Timnas tidak selancar kuarter pembuka. Mereka hanya mampu menambah dua poin berbanding 23 poin dari Filipina. Indonesia tertinggal 16-38 pada paruh pertama.
Baca Juga: Persiapan Tampil di Piala Asia, Timnas Basket Indonesia U-18 Bakal Uji Coba Lawan Tim IBL
Indonesia coba bangkit di kuarter ketiga dengan mengemas 13 poin. Sayang, Filipina mampu mencetak 25 poin, yang tertinggi sepanjang tiga kuarter yang sudah dilewati.
Indonesia mencoba bangkit di kuarter terakhir dengan mengemas 19 poin, raihan poin paling banyak sepanjang laga Merah Putih. Namun, hal itu belum cukup untuk menghindarkan Indonesia dari kekalahan 48-75 setelah Filipina menambah 12 poin.
Coach Yayan menilai bahwa kekalahan timnya pada laga perdana ini harus diterima dengan lapang dada. Terlebih, macetnya raihan poin di kuarter kedua semakin membuat mereka kesulitan untuk mengejar ketertinggalan yang sudah cukup jauh.
"Eksekusi yang kurang baik di kuarter kedua membuat jarak skor menjadi terlalu jauh. Perubahan strategi juga sudah dilakukan, tapi memang tidak cukup baik," jelas Coach Yayan.
"Harus diakui memang Filipina mengeksekusi tembakan jauh lebih bagus dari kita, walaupun penjagaan yang diberikan anak-anak sudah maksimal."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








