AS Terbuka: Setelah 18 Tahun, Tuan Rumah Akhirnya Bakal Punya Wakil di Partai Puncak

AKURAT.CO, Tuan rumah Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya dalam 18 tahun terakhir akan mempunyai wakil di babak final grand slam AS Terbuka.
AS memastikan satu tiket final AS Terbuka setelah dua wakilnya, Frances Tiafoe dan Taylor Fritz, akan saling berhadapan di babak semifinal.
Siapapun pemenangnya akan mewakili AS di partai puncak AS Terbuka. Andy Roddick adalah wakil AS terakhir yang memenangi gelar tunggal di Flushing Meadows pada 2003.
Selain itu, Roddick juga merupakan wakil AS terakhir yang mampu melangkah ke final grand slam penutup musim ini saat kalah dari Roger Federer pada 2006.
Baca Juga: AS Terbuka: Jannik Sinner dan Iga Swiatek Amankan Perempat Final
Taylor Fritz mampu mengamankan tiket empat besar dengan menyingkirkan Alexander Zverev dengan skor akhir 7-6(2), 3-6, 6-4, dan 7-6(3) di Arthur Ashe Stadium, New York, Rabu (4/9).
"Hari ini terasa berbeda. Saya benar-benar merasa sudah saatnya saya melangkah lebih jauh. Sudah sepantasnya saya melakukannya di sini, di lapangan ini," ucap Taylor Fritz sebagaimana dikutip dari BBC.
Setelahnya giliran Frances Tiafoe yang melangkah ke babak empat besar dengan mengandaskan perlawanan Grigor Dimitrov yang memutuskan mundur lebih cepat karena cedera.
Dimitrov mundur saat Tiafoe memimpin di kedudukan 6-3, 6-7(5), 6-3, dan 4-1. Petenis asal Bulgaria itu terganggu oleh cedera hamstring yang membuatnya mengakhiri laga.
"Saya tidak ingin mengakhirinya seperti itu, baik bagi saya maupun penonton. Namun, hari Jumat (semifinal) akan menjadi hari yang sangat berat," kata Tiafoe.
Baca Juga: AS Terbuka: Alexander Zverev Amankan Perempat Final, Juara Bertahan Coco Gauff Tersingkir
Ini merupakan semifinal grand slam ketiga bagi Tiafoe dan yang pertama bagi Fritz yang telah kalah dalam empat pertandingan sebelumnya di ajang grand slam.
Sementara itu, Aryna Sabalenka mengirimkan ancaman kepada para pesaingnya di sektor tunggal putri.
Pasalnya, Sabalenka menyingkirkan perlawanan pemilik emas Olimpiade Paris 2024, Zheng Qinwen, dengan skor 6-1 dan 6-2, untuk melaju ke semifinal.
Petenis asal Belarusia itu mampu mencapai final tahun lalu sebelum takluk dari Coco Gauff. Namun, kali ini dia terlihat dalam performa luar biasa untuk bisa mengklaim gelar grand slam lainnya setelah dua kemenangan di Australia Terbuka.
Di babak selanjutnya, dia akan menghadapi wakil tuan rumah lainnya, Emma Navarro, yang juga berhasil ke semifinal usai menyingkirkan petenis Spanyol, Paula Badosa, dengan skor 6-2 dan 7-5.
Sabalenka hanya kehilangan lima game saat mengalahkan Navarro di babak keempat Prancis Terbuka 2024. Tetapi Navarro memenangi satu-satunya pertandingan lapangan keras mereka di Indian Wells awal tahun ini.
Seraya bergurau Sabalenka menawarkan untuk mentraktir penonton minuman jika mereka mendukungnya selama semifinal hari Kamis melawan Navarro.
"Dia (Navarro) adalah pemain yang sangat bagus. Kami bertarung dalam dua pertandingan, dan pertandingannya sangat ketat," kata Sabalenka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









