PON Aceh-Sumut: Arena Menembak Dilanda Banjir karena Hujan Sejak Pagi, Pertandingan Ditunda

AKURAT.CO, Masalah arena pertandingan PON Aceh-Sumut 2024 kembali muncul. Kali ini banjir melanda arena cabang menembak yang berada di Lapangan Tembak Rindam Mata Ie, Aceh Besar, Aceh.
Sebagaimana dikabarkan Antara, arena menembak PON Aceh-Sumut terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Aceh Besar sejak Selasa (17/9) pagi.
Beberapa yang terdampak di antaranya adalah area parkir dan lapangan tembak luar lapangan PON Aceh-Sumut. Juga talang air yang ambruk di dalam ruangan arena.
Baca Juga: Pon Aceh-Sumut: Diikuti 316 Peserta, Cabor Menembak Perebutkan Total 120 Medali
“Hujan ekstrem membuat debit air di venue menembak tinggi dan air yang ada tidak sanggup lagi tertampung lagi oleh saluran-saluran yang ada,” kata Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Provinsi Aceh, Larap Kemayan Estu, di Aceh Besar, Selasa (17/9).
Banjir tersebut mengganggu jadwal cabang menembak dengan menunda pertandingan. Jika dilihat di situs resmi PON, cabang menembak dijadwalkan masih menggelar final pada 17-19 September.
Untuk mengatasi banjir, penyelenggara memasang pembatas pasir dan memasang mesin untuk menyerap air.
“Kita juga telah mengerahkan empat unit mesin pompa guna mengalirkan air yang merendam kawasan lapangan menembak ke embung yang ada di daerah lapangan 300 meter dan air soft gun,” kata Larap.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: DKI Jakarta Pimpin Klasemen Sementara, Unggul 9 Emas dari Jabar di Posisi 2
Venue menembak adalah masalah yang kesekian dalam penyelenggaran PON Aceh-Sumut.
Masalah pertama yang muncul ke permukaan adalah arena cabang bola voli di Deli Serdang, Sumatera Utara, pekan lalu.
Arena tersebut belum bisa digunakan di hari pertandingan. Sejumlah atlet bahkan mengunggah jalur becek ke arena yang mereka lalui dan beberapa kawasan dengan alat berat karena pekerjaan belum selesai.
Ada juga arena pacuan kuda di Takengon, Aceh Tengah, yang tribunnya belum rampung. Akibatnya, ratusan penonton naik ke bangunan tribun yang masih dalam pengerjaan dengan risiko bahaya.
Menpora Dito Ariotedjo dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sudah menegaskan akan mengusut dugaan korupsi di PON Aceh-Sumut.
Dimulai pada 9 September lalu, PON tahun ini masih menyisakan tiga hari penyelenggaraan sebelum ditutup di Stadion Teladan, Medan, Sumut, Jumat (20/9).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







