Johannis Winar Tegaskan Timnas Basket Indonesia Putra Butuh Uji Coba untuk Matangkan Permainan

AKURAT.CO, Sebagai salah satu langkah persiapan untuk mendapatkan hasil terbaik di Kualifikasi Piala Asia FIBA 2025, Timnas Basket Indonesia Putra akan menggelar laga uji coba.
Pelatih Timnas Basket Indoensia Putra, Johannis Winar, menegaskan bahwa uji coba adalah salah satu cara paling efektif untuk mematangkan permainan tim. Menurutnya, semakin banyak uji coba, akan semakin baik untuk tim.
"Dari uji coba ini kita ingin melihat sejauh mana pemain itu memahami sistem yang mau dimainkan," kata pelatih yang karib disapa Coach Ahang itu melalui keterangan resmi yang diterimanya dari Akurat.co, Rabu (13/11).
Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Putra Agendakan 4 Uji Coba Sebelum Bertolak ke Korea Selatan
"Jadi jangan sampai kita blur dengan uji coba ini karena rangkaian persiapan ini untuk melawan Korea Selatan dan Thailand."
Timnas Basket Indonesia bakal melakoni scrimmage game (latih-tanding) melawan tim-tim penghuni IBL seperti, Satria Muda, Bumi Borneo Hornbills, hingga Dewa United.
Selain tim-tim IBL, Brandon Jawato dan kolega juga bakalan menghadapi Malaysia Select Team dan Timnas Singapura. Rencananya dua laga itu akan berlangsung pada pekan ini di Dewa United Arena, Tangerang, 13 dan 15 November.
"Kami agendakan scrimmage game melawan Malaysia Select Team dan Timnas Singapura. Ini karena target kita enggak di pertandingan melawan Malaysia ataupun melawan Singapura," ucap Johannis Winar.
Persiapan ini dilakukan untuk menghadapi laga Kualifikasi Piala Asia FIBA 2025 Grup A pada 21 November mendatang melawan Korea Selatan di Goyang Gymnasium, Goyang, Korea Selatan. Kemudian dilanjutkan menjamu Thailand di Indonesia Arena pada 24 November.
Baca Juga: Seminggu Pelatnas Bergulir, Johannis Winar Sebut Timnas Basket Indonesia Belum Sesuai Harapan
Coach Ahang mengatakan bahwa ia bakal memaksimalkan kesempatan uji coba ini untuk mencoba para pemain. Dia ingin melihat sampai sejauh mana para pemainnya mengerti sistem kerja sama dalam tim.
"Mengingat para pemain ini datang dari berbagai macam klub, tidak mudah untuk disatukan dalam satu permainan. Butuh proses," kata Coach Ahang.
"Momen-momen tersebut tidak bisa diajarkan dalam latihan. Karena itu, kita perlu menaruh pemain di dalam situasi siap bertanding. Enggak hanya latihan-latihan saja lalu bertanding."
Uji cobajuga akan membuat mereka mengetahui progres latihan selama ini. Melalui uji coba mereka juga bisa mengerti satu sama lain. Chemistry akan terbentuk. Selain itu mereka juga bisa memahami situasi yang terjadi di lapangan melalui uji coba.
Indonesia butuh kemenangan untuk hidupkan peluang lolos FIBA Asia Cup 2025. Saat ini Indonesia berada di peringkat keempat grup A setelah kalah di dua pertandingan pertama melawan Thailand dan Australia.
Sementara Australia jadi penguasa grup dan Korea Selatan di posisi kedua. Adapun Thailand di peringkat ketiga.
Kualifikasi Piala Asia FIBA 2025 untuk memperebutkan 16 tiket ke babak utama. Namun, satu slot sudah menjadi hak tuan rumah, Arab Saudi. Tiket ini diperebutkan 24 negara yang terbagi menjadi 6 Grup.
Untuk bisa lolos langsung ke putaran final Piala Asia FIBA 2025, Indonesia harus berada di dua besar grup A. Jika rencana ini meleset, maka bisa berjuang lagi melalui cara selanjutnya. Syaratnya, harus bisa mengunci peringkat ketiga.
Ini karena peringkat ketiga dari enam grup akan kembali diadu untuk perebutkan tiga tiket sisa. Setelah satu tiket lainnya menjadi hak tuan rumah, Arab Saudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









