Akurat
Pemprov Sumsel

Miami Terbuka: Carlos Alcaraz Akui Tampil Buruk Setelah Disingkirkan Goffin di Putaran Kedua

Leo Farhan | 23 Maret 2025, 13:27 WIB
Miami Terbuka: Carlos Alcaraz Akui Tampil Buruk Setelah Disingkirkan Goffin di Putaran Kedua
 
 
AKURAT.CO, Carlos Alcaraz secara mengejutkan harus tersingkir di laga pembuka Miami Terbuka 2025 setelah takluk di tangan petenis Belgia, David Goffin.
 
Carlos Alcaraz takluk dengan skor 7-5, 4-6, dan 3-6 atas mantan petenis peringkat tujuh dunia itu dalam pertarungan babak kedua turnamen Masters 1000 Miami Terbuka di Stadion Hard Rock di Miami Garden, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (22/3).
 
Petenis peringkat tiga dunia itu sebenarnya mampu bangkit dari ketertinggalan pada kedudukan 3-4 untuk memenangi set pembuka di Miami Terbuka kali ini. Namun, Goffin tampil lebih kuat setelah itu.
 
 
"Itu adalah level permainan saya yang buruk. Setelah set pertama, saya pikir saya akan bermain lebih baik. Tetapi, level saya tidak meningkat. Saya pikir levelnya (Goffin) sedikit meningkat setelah set pertama," kata Carlos Alcaraz sebagaimana dikutip laman Tennis365.
 
"Saya tidak bermain dengan baik, secara fisik saya tidak merasa cukup baik. Ketika Anda tidak memiliki kepercayaan diri yang sesuai dengan level fisik Anda, saya pikir sangat sulit untuk mempertahankan permainan tenis yang baik."
 
Setelah set pertama, Goffin bahkan tidak pernah menghadapi break point dan mampu mematahkan perlawanan pemilik empat gelar Grand Slam itu sebanyak tiga kali saat ia memastikan kemenangan sensasional.
 
 
Alcaraz yang memenangi Miami Terbuka pada 2022 kini telah menderita kekalahan dalam dua turnamen beruntun setelah sebelumnya dia kalah di babak semifinal Indian Wells dari Jack Draper.
 
Sementara bagi Goffin, hasil ini mengantarkannya mencatatkan rekor 2-1 melawan Alcaraz, di mana kemenangan pertama dia dapatkan pada 2022 di Astana.
 
Pemilik enam gelar ATP Tour itu menyebut pentingnya mengadopsi pendekatan agresif untuk bisa mengatasi perlawanan mantan petenis peringkat satu dunia berusia 21 tahun tersebut.
 
"Saya hanya mencoba menikmati momen itu, secara fisik saya siap untuk bertarung. Saya pikir kuncinya adalah bermain agresif sejak pengembalian (bola), terutama pada servis keduanya," kata Goffin.
 
"Kuncinya adalah, meskipun saya gagal, saya harus agresif. Karena kalau tidak, jika saya terlalu pasif, maka dia akan mendapatkan pukulan forehand dan dia akan mendapatkan segalanya. Jika Anda terlalu pasif, maka Anda akan mati."
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H