Akurat
Pemprov Sumsel

Cetak Sejarah, Hugo Calderano Juara Piala Dunia Tenis Meja Pertama dari Luar China dan Eropa

Leo Farhan | 23 April 2025, 15:40 WIB
Cetak Sejarah, Hugo Calderano Juara Piala Dunia Tenis Meja Pertama dari Luar China dan Eropa
 
 
AKURAT.CO,  Atlet tenis meja asal Brasil, Hugo Calderano, mencatatkan sejarah baru dengan menjadi pemain pertama dari luar China atau Eropa yang mampu memenangi Piala Dunia Tenis Meja.
 
Pada gelaran Piala Dunia Tenis Meja ITTF 2025 yang bergulir di Makau, China, pada 14-20 April, tersebut, di partai final Calderano menundukkan unggulan pertama asal China, Lin Shidong, dengan skor 4-1.
 
Lin yang didukung oleh penonton di Makau mampu merebut game pertama dengan skor 11-6.
 
Namun, Calderano yang saat ini duduk di peringkat lima dunia membalikkan keadaan dengan merebut empat game selanjutnya dengan skor 11-7, 11-9, 11-4, dan 11-5.
 
 
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan atlet berusia 28 tahun itu menjadi petenis meja non-China pertama yang mampu memenangi Piala Dunia sejak Dimitrij Ovtcharov dari Jerman mengklaim gelar pada 2017.
 
Perjalanan Calderano meraih gelar tidaklah mudah. Dia harus melewati adangan unggulan kedua yang merupakan juara dunia dan juara Olimpiade, Wang Chuqin, di babak semifinal.
 
 
Selain itu, di babak perempat final Calderano juga harus lebih dulu mengatasi perlawanan petenia meja peringkat tiga dunia asal Jepang, Tomokazu Harimoto.
 
Sementara di sektor tunggal putri.tidak banyak menghadirkan kejutan. Juara dunia dan peringkat teratas, Sun Yingsha, keluar sebagai juara usai mengandaskan perlawanan kompatriotnya asal China, Kuai Man, lewat laga straight set (11-9, 11-6, 11-9, 11-6).
 
Piala Dunia Tenis Meja ITTF kali ini adalah merupakan tahun kedua berturut-turut yang digelar di Makau setelah jeda selama tiga tahun (2021-2023) karena pandemi Covid-19. 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H