Akurat
Pemprov Sumsel

Menpora Akui Pulangkan Atlet Wushu Junior, Fokus Cabor Asian Youth Games 2025

Leo Farhan | 11 Juni 2025, 16:38 WIB
Menpora Akui Pulangkan Atlet Wushu Junior, Fokus Cabor Asian Youth Games 2025
 
 
AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, tidak membantah bahwa pihaknya memulangkan atlet-atlet wushu junior dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Wushu.
 
Namun, ini merupakan tahap awal dari Pelatnas Junior Wushu yang dijadwalkan hanya selama enam bulan mulai November 2024 sampai April 2025.
 
Dito menjelaskan bahwa untuk saat ini Pelatnas Junior akan lebih dulu difokuskan untuk cabang olahraga (cabor) yang turun di ajang Asian Youth Games Bahrain 2025 mendatang.
 
 
Sayangnya, dalam kejuaraan yang berlangsung di Manama, Bahrain, 22-31 Oktober 2025, itu tidak mempertandingkan cabor wushu dari 24 disiplin cabor yang dilombakan.
 
"Untuk saat ini Pelatnas Junior difokuskan dulu (untuk) Asian Youth Games Bahrain," kata Menpora Dito melalui pesan WhatsApp kepada media, Rabu (11/6).
 
"Setelah Asian Youth (2025) selesai, Pelatnas Youth Olympic kembali dimulai. Masih ada jarak satu tahun setelah Asian Youth, karena Youth Olympic ada pada November 2026."
 
Sebelumnya, mantan atlet Wushu Indonesia, peraih medali emas Asian Games 2018, Lindswell Kwok, mengkritik kebijakan pihak Pemerintah dalam hal Kemenpora yang memulangkan atlet-atlet wushu junior dari Pelatnas.
 
 
Sementara di lain sisi, Presiden Prabowo Subianto baru saja memberikan bonus masing-masing satu buah jam Rolex kepada seluruh skuad Timnas Sepakbola Indonesia usai meraih kemenangan 1-0 atas China di Kualifikasi Puala Dunia 2026.
 
Namun, Menpora Dito menegaskan bahwa apresiasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto itu tidak diambil melalui APBN, melainkan dana pribadinya.
 
"Hal itu apresiasi pribadi dari Bapak Presiden dan bukan berasal dari APBN," kata Menpora Dito.
 
"Perhatian tinggi Bapak Presiden untuk olahraga Indonesia patut kita syukuri. Saat ini Timnas Sepakbola mencapai sejarah perolehan tertinggi dalam perjuangan menuju piala dunia.
 
"Sama halnya jika nanti atlet kita bisa mencetak sejarah di Asian Games dan Olimpiade, apresiasi Pemerintah pasti menanti."
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H