Akurat
Pemprov Sumsel

Menpora Sebut Jam Rolex dari Prabowo ke Timnas Indonesia Apresiasi Pribadi, Bukan Kesenjangan

Leo Farhan | 12 Juni 2025, 20:18 WIB
Menpora Sebut Jam Rolex dari Prabowo ke Timnas Indonesia Apresiasi Pribadi, Bukan Kesenjangan
 
AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, menanggapi kritik yang disampaikan mantan atlet wushu nasional, Lindswell Kwok, terkait kesenjangan bantuan dana dan apresiasi cabang olahraga (cabor) di Tanah Air.
 
Kritik tersebut muncul setelah Presiden Probowo Subianto memberikan skuad Timnas Sepakbola Indonesia masing-masing sebuah jam tangan Rolex atas keberhasilan mereka mengalahkan China dengan skor 1-0 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
 
Menpora menegaskan bahwa apresiasi yang diberikan Presiden Prabowo merupakan bentuk penghargaan pribadi atas pencapaian yang ditorehkan Timnas. Menurutnya itu idak mencerminkan perlakuan istimewa secara institusional terhadap sepakbola dibanding cabor lainnya.
 
 
"Pastinya saya sudah sampaikan juga bahwa untuk sepakbola, terutama ini memang masuk di asa cita pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Dito di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (12/6).
 
Selain itu Menpora Dito juga menegaskan bahwa pemerintahaan saat ini memang menargetkan peningkatan prestasi untuk Indonesia di tiga ajang besar seperti, Asian Games, Olimpiade, dan Piala Dunia.
 
"Dan kita harus akui, bahwa Timnas sepakbola ini adalah proses terjauh, tertinggi, dalam meraih (hasil di) kualifikasi Piala Dunia," tambahnya.
 
Selain itu, Dito juga menjelaskan bahwa pemberian jam tangan Rolex oleh Presiden Prabowo itu merupakan bentuk apresiasi pribadi atas pencapaian luar biasa tersebut.
 
Namun, ia memastikan bahwa bukan hanya sepakbola yang bakal mendapat perhatian. Dalam pengalamannya saat mendampingi Presiden Prabowo ke Olimpiade Paris 2024 lalu, ia menyaksikan langsung bagaimana beliau memberikan penghargaan pribadi kepada seluruh kontingen Indonesia, termasuk atlet dan pelatih.
 
"Jadi memang kita harus bersyukur bapak Presiden Prabowo benar-benar sosok yang peduli dan sangat mencintai olahraga," kata Politisi Partai Golkar tersebut.
 
 
Dito juga menyebut bahwa kesenjangan yang dirasakan oleh sebagian atlet bisa jadi merupakan persepsi yang tidak menyeluruh. Karena faktanya berbagai cabor pun turut menerima perhatian dan dukungan, baik dari pemerintah maupun pribadi Presiden.
 
Ia mencontohkan kontribusi Presiden Prabowo dalam memajukan olahraga berkuda, polo, serta pembangunan fasilitas pelatnas (TC) di Bekasi sebagai bentuk nyata kepeduliannya terhadap olahraga Indonesia.
 
Terkait dengan anggaran, Menpora menyampaikan bahwa Kemenpora saat ini justru mendapat keistimewaan dalam hal alokasi dana Pelatnas untuk para atlet. Hal ini diharapkan dapat mendukung pembinaan jangka panjang dan prestasi di tingkat internasional.
 
"Dan alhamdulillah saat ini Kemenpora mungkin salah satu kementerian yang mendapatkan keistimewaan pemberian anggaran pelatnas untuk atlet kita," katanya.
 
Terakhir, Dito meminta agar semua pihak tidak langsung menilai adanya ketimpangan hanya dari satu bentuk penghargaan, karena apresiasi pemerintah kepada atlet berprestasi dari seluruh cabor tetap akan diberikan secara adil, terutama jika mereka mampu mencetak sejarah di ajang internasional.
 
"Kalau ada sejarah-sejarah yang dicetak dalam Asian Games, Olimpiade, jangan pertanyakan, pasti bonus dan juga apresiasi Pemerintah menanti," katanya.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H