Venus Williams Catat Sejarah di DC Terbuka, Petenis Tertua Kedua yang Menang di Laga Profesional
Leo Farhan | 23 Juli 2025, 20:12 WIB

AKURAT.CO, Venus Williams kembali mengukir sejarah. Petenis putri senior Amerika Serikat itu menandai comeback-nya dengan kemenangan manis di putaran pertama DC Terbuka 2025 dengan mengalahkan Peyton Stearns dengan skor 6-3, 6-4, Selasa (22/7) setempat.
Kemenangan tersebut bukan hanya membawanya ke babak berikutnya, namun juga menjadikannya sebagai petenis perempuan tertua kedua dalam sejarah yang mampu meraih kemenangan di level tur profesional dalam usia 45 tahun.
Rekor tertua masih dipegang Martina Navratilova yang meraih kemenangan terakhirnya pada usia 47 tahun di tahun 2004.
"Saya ingin bermain dengan baik, dan memenangkan pertandingan," ucap Venus di hadapan ribuan penonton yang memadati stadion utama DC Terbuka di Washington DC, Amerika Serikat, sebagaimana dikutip The Guardian.
Kemenangan Venus atas Stearns yang usianya 22 tahun lebih muda itu bukanlah hal mudah.
Di tengah terpaan usia, masa pemulihan pasca operasi pengangkatan fibroid rahim, dan lebih dari satu tahun absen dari laga tunggal, Venus menunjukkan bahwa semangat juangnya masih tetap sama.
"Setiap pekan saya berlatih, saya bertanya dalam hati, 'apakah saya sudah cukup bagus?' Kadang merasa melesat jauh, tapi kemudian stagnan dua minggu," kata Venus yang terakhir kali menang di turnamen WTA pada Agustus 2023 di Cincinnati.
Tetapi, Venus menjawab semua keraguan. Ia tampil agresif sejak awal. Sebuah return winner membukakan jalannya, diikuti pukulan-pukulan khasnya, servis keras hingga 112 meter per jam dan groundstroke tajam yang menembus pertahanan Stearns.
"Dia bermain luar biasa malam ini. Saya tidak menyangka dia akan bergerak sebaik itu. Servisnya benar-benar menyala," kata Stearns selepas laga.
Sejak memasuki arena utama berkapasitas 7.000 penonton, Venus disambut dengan standing ovation. Setiap ace, setiap forehand winner, dan bahkan langkah menuju net setelah match point terakhir mengundang sorakan dari penonton.
Namun, di tengah perjalanan yang panjang menuju pemulihan, Venus menekankan bahwa kesehatannya menjadi prioritas utama.
"Saya selalu berdoa agar diberi kesehatan, agar bisa kembali bermain di level tinggi, dan bisa bertanding dengan tubuh yang sehat," kata Venus.
Dengan kemenangan ini, Venus tak hanya membuktikan bahwa usia bukan batas, tapi juga menegaskan bahwa mentalitas juara sejati tidak pernah usang.
Di babak selanjutnya, Venus akan menghadapi unggulan kelima asal Polandia, Magdalena Frech, petenis berusia 27 tahun. Sebuah duel lintas generasi yang kembali akan menguji daya juang sang legenda.
"Tidak akan mudah. Tidak ada yang mudah di sini. Tapi, saya siap bertarung untuk setiap poin," tegas Venus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









