AKURAT.CO, Wout Van Aert menjadi bintang penutup Tour De France 2025 setelah sukses menaklukkan etape penutup atau etape ke-21.
Wout Van Aert finish terdepan di trek pamungkas Tour De France sejauh 132,3 kilometer dari Mantes-la-Ville ke Champs-Elysées, Paris, Prancis, Minggu (27/7), waktu setempat.
Namun, sorotan utama tetap tertuju pada juara bertahan asal Slovenia, Tadej Pogacar, yang mampu mengukir sejarah sebagai juara untuk keempat kalinya (2020, 2021, 2024, dan 2025) di ajang Tour de France.
Pembalap berusia 26 tahun itu tak hanya mempertahankan mahkota juaranya, tetapi juga menjadi pesepeda pertama sejak Greg LeMond pada 1990 yang mampu menjuarai Tour de France dengan statusnya sebagai juara dunia balap sepeda jalan raya.
Tadej Pogacar kini bergabung bersama nama-nama legendaris seperti Louison Bobet, Eddy Merckx, Bernard Hinault, dan LeMond sebagai pemegang gelar ganda bergengsi tersebut.
Dengan keunggulan waktu lebih dari empat menit sebelum start etape penutup, Tadej Pogacar memang sudah mengunci posisi puncak klasifikasi umum.
Namun, tantangan sesungguhnya datang dalam bentuk pertarungan gengsi memperebutkan kemenangan etape di jantung ibu kota Prancis.
Hujan yang mengguyur Paris sepanjang hari membuat lintasan menjadi licin namun tidak mengendurkan tensi balapan.
Pogacar tampil agresif dalam rombongan breakaway enam pembalap yang terbentuk di sirkuit kota yang tahun lalu digunakan untuk balap jalan raya Olimpiade Paris 2024.
Namun strategi Pogacar tak sepenuhnya berhasil. Wout van Aert melancarkan serangan telak di tanjakan terakhir menuju Basilika Sacré-Coeur De Montmartre.
Pembalap Belgia berusia 30 tahun itu memisahkan diri sejauh lima kilometer jelang finis dan mempertahankan keunggulan hingga garis akhir.
"Sangat spesial bisa menang di Champs-Élysées, terlebih lagi di edisi pertama yang melewati Montmartre. Hujan membuat balapan cukup berisiko, tapi saya berhasil bertahan," ujar Van Aert usai finis dikutip BBC.
"Semua ini berkat kerja tim yang luar biasa. Di tanjakan terakhir, saya habis-habisan dan strategi itu berhasil.".
Meski gagal meraih kemenangan etape terakhir, Pogacar tetap pulang dengan prestasi yang gemilang.
Gelar keempat Tour de France diraihnya dalam waktu total 76 jam 32 detik atau unggul empat menit 24 detik atas rival terdekatnya, Jonas Vingegaard.
Klasemen Klasifikasi Umum (GC) Akhir Tour De France 2025
1. Tadej Pogacar (Slovenia / UAE Team Emirates-XRG) – 76 jam 32 detik
2. Jonas Vingegaard (Denmark / Visma-Lease a Bike) – +4 menit 24 detik
3. Florian Lipowitz (Jerman / Red Bull-BORA-Hansgrohe) – +11 menit 9 detik
4. Oscar Onley (Inggris / Picnic PostNL) – +12 menit 12 detik
5. Felix Gall (Austria / Decathlon-AG2R La Mondiale) – +17 menit 12 detik
6. Tobias Johannessen (Norwegia / Uno-X Mobility) – +20 menit 14 detik
7. Kevin Vauquelin (Prancis / Arkea-B&B Hotels) – +22 menit 35 detik
8. Primoz Roglic (Slovenia / Red Bull-BORA-Hansgrohe) – +25 menit 30 detik
9. Ben Healy (Irlandia / EF Education-EasyPost) – +28 menit 2 detik
10. Jordan Jegat (Prancis / TotalEnergies) – +32 menit 42 detik