Ravianto Raih Perak di Kompetisi Panjat Tebing Boulder Prancis, Tout à Blocs 2025
Leo Farhan | 30 Juli 2025, 13:08 WIB

AKURAT.CO, Atlet panjat tebing Indonesia, Ravianto, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perak pada ajang bergengsi Tout à Blocs 2025 yang digelar di L'Argentière-la-Bessée, Prancis, 24–26 Juli 2025.
Ajang ini dikenal sebagai salah satu kompetisi bouldering terbesar di Prancis dan Eropa, yang mengusung format International Open dengan melibatkan atlet profesional dan amatir dari berbagai negara.
Ribuan peserta dan penonton turut meramaikan gelaran yang berlangsung di kawasan pegunungan dekat Briançon tersebut.
Ravianto tampil konsisten sejak babak kualifikasi hingga final dan berhasil finis di posisi kedua setelah menyelesaikan sejumlah jalur boulder yang dinilai paling menantang oleh panitia.
"Saya bersyukur bisa berpartisipasi dan mempersembahkan medali untuk Indonesia. Kompetisinya luar biasa, atmosfernya penuh energi positif. Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan," kata Ravianto usai menerima medali.
Ia juga mengapresiasi kerja keras tim route setters yang menyusun jalur kompetisi, serta antusiasme penonton yang terus memberikan dukungan sepanjang kompetisi berlangsung.
Tak lupa, Ravianto menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan orang-orang terdekat, termasuk saudara kembarnya, Ravianto Ramadan, atas dukungan moril yang diberikan selama persiapan hingga pertandingan.
Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Herry Heryawan, menyambut gembira capaian tersebut.
"Ini menjadi bukti nyata bahwa atlet panjat tebing Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Medali perak yang diraih Ravianto adalah hasil dari dedikasi dan kerja keras yang luar biasa," ujar Herry melalui keterangan resminya, Selasa (29/7).
Menurut Herry, pencapaian ini juga diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi atlet-atlet lainnya dalam menghadapi berbagai kompetisi internasional ke depan.
Tout à Blocs merupakan festival tahunan bouldering yang digelar di kota L'Argentière-la-Bessée, Prancis, di mana acara inj menjadi salah satu agenda penting bagi komunitas panjat tebing global.
Dikenal sebagai salah satu event terbesar di Eropa, kompetisi ini memadukan format olahraga dan suasana festival, menghadirkan berbagai kategori lomba dengan jalur menantang yang didesain oleh route setter kelas dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








