Akurat
Pemprov Sumsel

SEA Games: Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Borong 4 Medali Nomor Lead, 2 Emas

Leo Farhan | 12 Desember 2025, 22:00 WIB
SEA Games: Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Borong 4 Medali Nomor Lead, 2 Emas
 
 
Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand 2025 didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
 
AKURAT.CO, Tim panjat tebing Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di kancah Asia Tenggara lewat SEA Games Thailand 2025.
 
Pada final nomor lead putra dan putri SEA Games Thailand yang berlangsung di Bangkok Sport Climbing Center, Bangkok, Indonesia memborong empat medali sekaligus.
 
Raihan itu termasuk dua emas dan melampaui target yang telah ditetapkan di SEA Games Thailand.
 
Di sektor putri, Alma Ariella Tsany tampil gemilang dengan merebut emas setelah memimpin jalur panjat tanpa kesalahan berarti.
 
 
Rekannya, Sukma Lintang Cahyani, memastikan Indonesia menguasai podium dengan meraih perak. Perunggu menjadi milik atlet Thailand, Natcha Supavorased.
 
Prestasi serupa juga datang dari nomor lead putra. Ardana Cikal Damarwulan merebut emas setelah mencatat performa stabil sepanjang jalur.
 
Sementara rekan setimnya, Mahesa Caesar, mengamankan perunggu, perak jatuh ke tangan wakil tuan rumah, Auswin Aueareechit.
 
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, tak menyembunyikan rasa bangganya melihat hasil tersebut.
 
Ia menilai bahwa capaian ini bukan hanya soal medali, tetapi bukti kuat bahwa regenerasi atlet panjat tebing Tanah Air berjalan sebagaimana direncanakan.
 
 
"Pastinya terharu ya. Meski panjat tebing Indonesia sering sekali meraih podium, setiap momen tetap menghadirkan keharuan, apalagi di ajang internasional," ujar Yenny di Bangkok Sport Climbing Center, Jumat (12/12).
 
"Yang membuat kami lebih bangga lagi, atlet yang kami turunkan saat ini adalah atlet junior, bukan atlet senior atau olimpian kita. Tapi kemampuan mereka luar biasa."
 
Yenny menegaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari penerapan sport science dan proses pembinaan berjenjang yang dijalankan FPTI dalam beberapa tahun terakhir.
 
"Ini menunjukkan bahwa regenerasi berjalan sesuai planning. Strategi kami mulai dari talent mapping sampai penguatan lewat sistem latihan modern ternyata berhasil," ujarnya.
 
FPTI sebelumnya menargetkan dua medali dari nomor lead, namun Indonesia justru membawa pulang empat.
 
"Ya bonusnya banyak. Belum lagi besok masih ada nomor speed. Mudah-mudahan tambah lagi," kata Yenny sambil tersenyum.
 
Dengan banyaknya atlet muda yang diturunkan, Yenny menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pembinaan.
 
"Yang paling penting adalah konsistensi latihan. Tugas kami adalah memfasilitasi, dari papan yang bagus sampai peralatan terbaru. Itu investasi besar, enggak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan pemerintah dan swasta," ucapnya.
 
Ia berharap ekosistem panjat tebing nasional kian menguat agar talenta-talenta muda Indonesia dapat berkembang optimal.
 
"Talentanya sudah ada, tinggal membangun ekosistem yang lebih kuat. Kalau itu berjalan, prestasi anak-anak ini bisa jauh lebih tinggi lagi," jelas Yenny.
 
Keberhasilan di nomor lead ini menambah daftar panjang prestasi Indonesia di cabang panjat tebing.
 
Sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa generasi baru atlet Tanah Air siap melanjutkan dominasi di level internasional.
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H