AKURAT.CO, Komitmen Persib dalam memperluas kontribusinya bagi olahraga nasional memasuki babak baru.
Grup Persib resmi mengambil alih klub basket legendaris asal Jakarta, Satria Muda, dan membawa klub peraih 12 gelar liga basket tertinggi di Indonesia itu ke Bandung sebagai markas barunya.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan langkah strategis membentuk sinergi antara dua ikon olahraga nasional.
Di bawah kendali manajerial PT Persib Bandung Bermartabat, Satria Muda kini bersiap menyongsong era baru dengan identitas yang lebih inklusif dan nasionalis.
"Potensi besar yang dimiliki Satria Muda perlu dikembangkan lebih jauh. Transformasi ini menjadi momentum untuk membuka babak baru yang sarat inovasi, profesionalisme, dan semangat juara," kata Glenn Sugita, CEO PT Persib Bandung Bermartabat, dikutip laman resmi Satria Muda, Senin (4/8).
Dengan basis operasional di Kota Kembang, Satria Muda yang kini mengusung nama SM Bandung, membidik perluasan komunitas penggemar, peningkatan daya saing, serta penciptaan atmosfer basket yang lebih dinamis di wilayah Jawa Barat.
Langkah ini juga sejalan dengan visi Persib, 'Juara Indonesia, Indonesia Juara', yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas cabang olahraga dalam membangun ekosistem untuk saling memperkuat.
Kehadiran Satria Muda di Bandung dinilai menjadi titik temu antara tradisi prestasi dan semangat regenerasi.
Di bawah kepemimpinan baru, SM Bandung tidak hanya menargetkan gelar, tetapi juga ingin menjadi platform pengembangan talenta muda serta memperkuat budaya kompetitif yang sehat dalam dunia basket nasional.
Dengan kolaborasi ini, Bandung tak hanya menjadi kota sepakbola, tetapi juga panggung baru bagi basket nasional. Persib dan SM Bandung siap membawa energi segar bagi olahraga Indonesia.
Di musim 2025, Satria Muda gagal melangkah ke babak final Indonesian Basketball League (IBL) setelah kalah 1-2 dari Pelita Jaya Jakarta di babak semifinal.