Kanada Terbuka: Petenis Wild Card 18 Tahun Tumbangkan Naomi Osaka, Rebut Gelar WTA Pertama
Leo Farhan | 8 Agustus 2025, 19:09 WIB

AKURAT.CO, Kejutan besar terjadi di WTA Kanada Terbuka 2025. Tak lain karena petenis muda tuan rumah, Victoria Mboko, keluar sebagai juara usai menundukkan peraih empat gelar Grand Slam, Naomi Osaka.
Victoria Mboko mengalahkan Naomi Osaka dengan skor 2-6, 6-4, dan 6-1 pada laga final Kanada Terbuka di Stadion IGA, Montreal, Kanada, Jumat (8/8) setempat.
Ini adalah gelar pertama Victoria Mboko di ajang WTA Tour sekaligus pencapaian bersejarah. Sepanjang perjalanannya, ia mengalahkan empat juara Grand Slam, yakni Sofia Kenin, Coco Gauff, Elena Rybakina, dan Osaka.
Adapun Coco Gauff dan Elena Rybakina merupakan unggulan pertama dan ketiga Kanada Terbuka.
Baca Juga: Kanada Terbuka: Berpeluang Pecah Telur, Naomi Osaka Tantang Jagoan Tuan Rumah di Partai Puncak
Pencapaian tersebut membawa petenis berusia 18 tahun itu menjadi petenis putri termuda kedua dalam sejarah Era Terbuka yang mampu menundukkan empat juara Grand Slam dalam satu turnamen setelah Serena Williams pada 1999.
Mboko memulai musim 2025 dari peringkat 333 dunia dan kini akan melompat ke posisi 34 dunia usai menjuarai Kanada Terbuka 2025.
"Ini pekan yang luar biasa di Montreal. Terima kasih kepada semua ball kids, ofisial, dan relawan. Terima kasih juga kepada Naomi untuk pertandingan hebat. Saya mengaguminya sejak kecil," kata Mboko dikutip WTA Tennis.
Kemenangan ini juga menjadikannya sebagai petenis Kanada ketiga yang menjuarai Kanada Terbuka di era terbuka setelah Faye Urban (1969) dan Bianca Andreescu (2019). Ia juga menjadi wild card ketiga yang menjuarai WTA 1000 sejak format ini diperkenalkan pada 2009.
Baca Juga: Kanada Terbuka: Usai Kalahkan Svitolina, Naomi Osaka Tantang si Penyingkir Unggulan di Semifinal
Laga final sendiri berlangsung ketat dengan 13 break service dari total 25 gim. Mboko memanfaatkan delapan dari sembilan peluang break point.
Meski Osaka menguasai set pertama tanpa menghadapi break point, Mboko menunjukkan ketangguhan. Ia bangkit di set kedua, mematahkan servis Osaka empat kali, dan menutup set saat pukulan forehand lawan melebar.
Set ketiga menjadi milik Mboko sepenuhnya. Di mana pada gim keempat jadi titik balik ketika ia menyelamatkan empat break point dan menutupnya dengan drop shot yang memancing sorakan penonton.
Setelah memimpin 4-1, ia mempertahankan momentum untuk mengakhiri laga dengan break kedelapan atas servis Osaka sebelum tersungkur berlutut merayakan gelar perdananya di hadapan publik sendiri.
Uniknya, laga ini mempertemukan dua petenis di luar 40 besar dunia di final WTA 1000 untuk pertama kalinya sejak 2009.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









