Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21: Usai Dihentikan Italia, Fokus Indonesia Lawan Thailand untuk Posisi 9
Leo Farhan | 14 Agustus 2025, 17:33 WIB

AKURAT.CO, Timnas Voli Indonesia Putri U-21 harus mengakhiri mimpi bersaing di jalur perebutan gelar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025.
Bertanding di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/8) malam, Srikandi Muda menyerah dengan skor 1-3 (12-25, 19-25, 25-21, 13-25) dari salah satu kandidat juara, Italia.
Meski kalah, tim asuhan Marcos Sugiyama menunjukkan perlawanan impresif, terutama di set kedua dan ketiga. Bahkan, Indonesia sempat beberapa kali memimpin di set kedua dan sukses mencuri set ketiga dengan permainan agresif serta pertahanan rapat.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21: Disingkirkan Italia, Indonesia Tinggalkan Jejak Perlawanan
"Amazing! Tim kami memang kalah, tapi mereka menunjukkan mampu bermain di level tinggi menghadapi Italia yang punya level berbeda," kata Marcos Sugiyama melalui keterangan resminya.
"(Kami) seperti tidak kehilangan pemain penting. Anak-anak mampu menjawab tekanan dan kepercayaan dengan permainan terbaik."
Indonesia memang kehilangan tiga pemain pilar seperti, Waode Ardiana, Kadek Diva, dan Junaida Santi, akibat cedera. Ketiga pemain tersebut diandalkan sebagai pendulang poin utama di setiap laga.
Meski demikian, Pascalina Mahuze dan tim tetap mampu memaksa Italia mengerahkan seluruh kemampuan.
"Semua pemain layak mendapat pujian. Mereka tampil luar biasa dan memberikan hasil membanggakan meski kalah," ujar Marcos Sugiyama.
Dengan hasil ini, Indonesia akan melanjutkan perjuangan di perebutan peringkat 9–16. Laga berikutnya akan menghadapi sesama wakil Asia Tenggara, Thailand, pada Jumat (15/8).
Thailand sendiri sebelumnya kalah telak 0-3 (15-25, 18-25, 19-25) dari juara bertahan Tiongkok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








