Cincinnati Terbuka: Kalahkan Zverev, Alcaraz Tantang Sinner di Partai Puncak
Leo Farhan | 17 Agustus 2025, 21:50 WIB

AKURAT.CO – Carlos Alcaraz memastikan langkah ke final Cincinnati Terbuka 2025 usai menyingkirkan Alexander Zverev dengan straight set 6-4 dan 6-3 pada babak semifinal di P&G Center Court, Ohio, Amerika Serinat, Sabtu (16/8) setempat.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan petenis asal Spanyol itu meraih tiket final ketujuhnya secara beruntun di level tur. Selanjutnya di partai puncak, dia akan menantang unggulan pertama asal Italia, Jannik Sinner.
Duel tersebut akan menjadi laga ulang kedua petenis saat saling berhadapan pada pertandingan final di Roma, Roland Garros, dan Wimbledon musim ini.
Laga semifinal berlangsung sengit pada set pertama, sebelum Alcaraz mampu melesat dengan permainan brilian. Zverev yang sebelumnya tampil dominan di perempat final melawan Ben Shelton, terlihat kesulitan secara fisik.
Petenis Jerman itu bahkan sempat meminta perawatan medis saat tertinggal 1-2 di set kedua dan tak mampu tampil maksimal hingga akhir pertandingan.
"Tidak pernah mudah menghadapi lawan yang kita tahu tidak dalam kondisi 100 persen. Apalagi melawan Sascha, yang bukan hanya pemain hebat, tapi juga sosok baik di luar lapangan. Kami punya hubungan yang bagus," kata Alcaraz dikutip ATP Tour.
Alcaraz sempat menghadapi tekanan di awal laga, bahkan harus keluar dari situasi 0/40 pada game ketiga set pertama. Namun, setelah itu ia menemukan ritme permainan terbaiknya.
Meski sempat memberikan break kembali akibat tiga kali double fault beruntun, kondisi Zverev yang menurun membuat Alcaraz mampu mengendalikan pertandingan.
Kemenangan ini cukup kontras dibandingkan perjuangan Alcaraz di babak sebelumnya. Di perempat final, ia harus berjuang tiga set melawan Andrey Rublev. Pada laga pembuka, ia juga kehilangan satu set melawan Damir Dzumhur.
Kini, Alcaraz mencatatkan diri ke final ATP Masters 1000 ke-9 sepanjang kariernya (7-1), sekaligus final pertamanya di lapangan keras sejak merebut gelar Indian Wells 2024.
Petenis berusia 22 tahun itu juga memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 16 laga beruntun di level Masters 1000, usai menjuarai Monte-Carlo dan Roma.
Dengan usia 22 tahun 3 bulan, Alcaraz menjadi pemain ketiga termuda yang mampu mencapai sembilan final Masters 1000, setelah Rafael Nadal (20) dan Novak Djokovic (21).
Selanjutnya, Alcaraz akan kembali berhadapan dengan Jannik Sinner untuk kali ke-14 sepanjang karier, sekaligus pertemuan keempat di musim 2025. Terakhir kali keduanya bersua di Wimbledon, saat Alcaraz kalah dalam laga empat set.
"Saya menantikan pertandingan ini. Kami selalu mengangkat level permainan saat bertemu, sehingga menghasilkan tenis yang indah. Saya siap menghadapi tantangan, belajar dari kesalahan di pertemuan terakhir, dan tampil lebih baik," tegas Alcaraz.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









